4 Makanan Ini Tergolong 'Placebo Afrodisiac' ?

Ulasan Khusus: Makanan Afrodisiak

4 Makanan Ini Tergolong 'Placebo Afrodisiac' ?

- detikFood
Selasa, 25 Feb 2014 16:06 WIB
4 Makanan Ini Tergolong Placebo Afrodisiac ?
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak mitos soal makanan pemicu gairah seks. Ada yang berawal kisah turun temurun atau tradisi. Hal inilah yang kemudian menimbulkan sejumlah makanan yang tak sepenuhnya afrodisiak tetapi menjadi afrodisiak karena kepercayaan semata.

Makanan atau minuman ini tak sepenuhnya mempengaruhi gairah seksual tetapi malah dikategorikan sebagai makanan afrodisiak.

1. Daging Kambing

Foto: Thinkstock
Daging kambing yang memberi efek panas dalam tubuh sering dikira makanan untuk meningkatkan gairah seks. Padahal di dalam daging kambing tidak ada senyawa yang berfungsi sebagai pembangkit libido. Namun karena lemak dalam daging kambing tidak begitu banyak, perasaan pun lebih tenang dan rasanya gairah seksual bertambah.

2. Cokelat

Foto: Thinkstock
Banyak yang menyebut bahwa cokelat dapat meningkatkan gairah. Memang coklat mengandung serotonin dan phenylethylamine yang dapat menggugah bagian kenikmatan di otak, tapi bukan libido. Saat mengonsumsi coklat perasaan menjadi lebih baik. Menurut Zoya Amirin, psikolog seksual, hanya dark chocolate atau cokelat dengan kandungan cocoa mass 70% mampu memberi efek nikmat tersebut. Jadi bila mengonsumsi cokelat berjenis white atau milk chocolate, tidak akan ada efek apapun.

3. Terung

Foto: Thinkstock
Bentuk terung yang seperti alat kelamin pria membuat terung disebut-sebut sebagai makanan afrodisiak. Terung dianggap dapat merangsang imajinasi seksual. Pada dasarnya, tidak ada bahan dalam kandungan terung yang dapat membangkitkan libido. Terung justru kaya akan serat, potasium dan baik untuk antioksidan.

4. Alkohol

Foto: Thinkstock
Alkohol disebut sebagai minuman afrodisiak. Hal ini dikarenakan alkohol dapat mengurangi ketegangan dalam situasi yang intim. Ini membuat alkohol menstimulasi ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual.

Selain itu, alkohol juga memberi efek menenangkan. Padahal sebenarnya alkohol dapat menurunkan performa dan sensitivitas dalam stimulasi seks. Bahkan alkohol dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
Halaman 2 dari 5
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads