Lontong Cap Go Meh, Lontong Sayur untuk Pesta Lampion

Lontong Cap Go Meh, Lontong Sayur untuk Pesta Lampion

- detikFood
Jumat, 14 Feb 2014 11:39 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Lima belas hari setelah hari raya imlek, yang jatuh pada hari ini, masyarakat China merayakan pesta lampion. Di Indonesia dikenal dengan nama cap go meh atau pesta di hari ke lima belas. Sajian lontong komplet ini tak boleh ketinggalan.

Menurut Wikipedia, lontong komplet ini merupakan sajian hasil asimilasi budaya China dengan lokal yang ada di kawasan pantai Utara Jawa. Di kota-kota pelabuhan tersebut, pedagang China menjalin hubungan dan menikah dengan penduduk lokal sehingga terbentuk komunitas peranakan China.

Jika di China mereka merayakan dengan sajian yuanxiao, bola-bola ketan berisi adonan kacang hijau dan kacang merah, mereka meracik hidangan sendiri. Sajian ini banyak dipengaruhi oleh budaya Jawa. Terdiri dari opor ayam, lodeh sayuran, sambal goreng hati ampela dan kentang, telur pindang, daging bumbu abing.

Tak ketinggalan bahan taburannya, serundeng, bubuk kedelai dan bawang merah goreng. Dilengkapi dengan kerupuk udang dan sambal goreng. Selintas racikan lontong ini sangat mirip dengan lontong opor untuk lebaran.

Namun, tiap elemen dianggap bisa mewakili harapan akan tahun baru. Seperti lontong yang panjang, melambangkan panjang umur, telur melambangkan kehidupan baru, opor berwarna kuning melambangkan keberuntungan. Sementara bahan taburannya mewakili rasa manis gurih yang diharapkan terjadi di tahun baru.

Jika ingin membuat sendiri, Anda bisa mengintip resep dan racikan kompletnya di sini. Namun, jika ingin membeli beberapa restoran menyediakan lontong cap go meh. Meskipun dengan harga sedikit mahal.

(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads