Seperti yang dilansir di Oddity Central (31/2/2014), madu bernama Elvish dari Turki menjadi madu yang paling mahal di dunia, dengan harga jual mencapai puluhan juta rupiah per kilogramnya. Madu mahal ini dipanen dari gua dengan kedalaman 1.800 meter yang terletak di lembah Saricayir, kota Artvin, Turki.
Menurut peternak lebah lokal yang bernama Gunay Gunduz, alasan mengapa madu Elvish ini begitu mahal karena diproduksi secara alami. Gua kaya mineral yang menjadi tempat bersarangnya lebah tersebut mempengaruhi kualitas madu sehingga meningkatkan nilai gizinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan meminta bantuan dari pendaki profesional, Gunduz pun memasuki bagian terdalam gua dan menemukan 18 kilogram madu yang menempel di dinding gua dan membentuk pola seperti bola. Madu gua tersebut dibawa dan dianalisis di laboratorium Perancis. Hasilnya membuktikan, bahwa madu gua tersebut sudah berusia 7 tahun lamanya dan memiliki kualitas yang tinggi karena kaya akan mineral.
Gunduz pun mengatakan bahwa madu Elvish ini dapat digunakan sebagai obat maupun makanan. Uniknya, madu ini diproduksi tidak di dalam sarang lebah. Daerah dimana gua ini memproduksi madu Elvish adalah daerah yang memiliki banyak jenis tanaman obat, sehingga harganya pun sangat mahal.
Gunduz menjual 1 kilogram pertama dari madu ini dengan harga 45.000 Euro (Rp 744.765.000) kepada bursa efek Prancis pada tahun 2009. Setahun kemudian, apoteker dari China membeli 1 kilogram madu Elvish dengan harga 28.000 Euro (Rp 463.409.000).
Kini, Gunduz menjual madu tersebut dengan harga 5.000 Euro (Rp 82.750.000) per kilogram, dan dijual dalam kemasan botol dengan berat 170 gram dan 250 gram. Walaupun kini dijual dengan porsi yang lebih kecil, pelanggan madu ini pun tidak dapat mengabaikan fakta bahwa madu ini dijual dengan harga seperti mobil ukuran kecil.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN