Saat Makan di Hari Raya Imlek, Mie Tak Boleh Dipotong dan Ikan Tak Boleh Dihabiskan

Ulasan Khusus: Kuliner Imlek

Saat Makan di Hari Raya Imlek, Mie Tak Boleh Dipotong dan Ikan Tak Boleh Dihabiskan

Deani Sekar Hapsari - detikFood
Selasa, 21 Jan 2014 17:54 WIB
Saat Makan di Hari Raya Imlek, Mie Tak Boleh Dipotong dan Ikan Tak Boleh Dihabiskan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Menyajikan hidangan Imlek ada aturannya. Mulai dari cara memasak, penempatan, hingga cara makannya. Untuk menjaga makna yang terkandung dalam hidangan, perlu dipahami aturannya.

Hampir semua hidangan saat makan di hari raya imlek punya makna simbolis. Cara penyajian dan menyantapnya pun tak kalah penting, seperti dikutip dari China Highlights (21/01/2014).

1. Posisi ikan

Foto: Thinkstock
Ada beberapa aturan untuk posisi ikan, bagian kepala harus menghadap tamu atau orang tua untuk menunjukkan hormat. Sementara dua orang yang menghadap ke bagian ekor dan kepala harus minum bersama untuk membawa keberuntungan.

2. Ikan tidak boleh dihabiskan

Foto: Street food
Ikan harusnya menjadi sajian terakhir dan tidak disantap habis. Terdapat kepercayaan oleh masyarakat sungai Yangtze , bagian kepala dan ekor ikan tidak boleh dikonsumsi hingga pergantian tahun. Supaya awal dan akhir tahun diakhir dengan kelimpahan.

3. Jangan makan pangsit bersama acar

Foto: Thinkstock
Pangsit menjadi salah satu makanan penting karena melambangkan kekayaan. Tapi, masyarakat China tidak mengonsumsinya bersama acar kubis China pada festival musim semi. Karena mereka percaya Jangan makan pangsit bersama acarakan membawa masa depan yang suram. Sebaliknya, konsumsi pangsit bersama kubis dan lobak dipercaya bisa membuat kulit sehat dan mood baik.

4. Makan mie tidak boleh dipotong

Foto: Thinkstock
Mie dianggap sebagai lambang umur panjang dan kemakmuran. Kecuali saat memasak, Anda tidak disarankan memotong mie menggunakan gigi atau mulut karena dipercaya umur akan pendek.
Halaman 2 dari 5
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads