Jeruk Kumquat, Simbol Kemakmuran yang Berkhasiat Cegah Kanker

Ulasan Khusus: Kuliner Imlek

Jeruk Kumquat, Simbol Kemakmuran yang Berkhasiat Cegah Kanker

- detikFood
Selasa, 21 Jan 2014 17:07 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Meskipun kecil ukurannya, jeruk kumquat dianggap sebagai lambang keberuntungan seperti jenis jeruk lainnya. Jeruk yang biasa dipakai sebagai sajian imlek di Vietnam ini juga berkhasiat mencegah kanker.

Kumquat adalah jeruk berbentuk lonjong dan berwarna kuning. Berbeda dengan jeruk pada umumnya, kulit kumquat memiliki rasa yang manis dan bagian dalam jeruk yang justru asam. Oleh karena itu, jeruk kumquat biasa dimakan bersama kulitnya, dan akan menghasilkan perpaduan rasa yang segar.

Kumquat kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh dari penyakit dan merangsang produksi kolagen pada kulit. Selain vitamin C, kumquat juga kaya akan vitamin A, B, zat besi, dan antioksidan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika makan 6 buah jeruk kumquat setiap hari, maka akan mendapatkan asupan vitamin C yang lebih bagus daripada suplemen vitamin C yang ada di pasaran. Dengan menggantikan penggunaan vitamin C suplemen ini pastinya sistem kekebalan tubuh meningkat. Karenanya bisa mencegah penyakit seperti katarak dan bahkan penyakit ganas seperti kanker.

Yang lebih penting jeruk kumquat memiliki kandungan senyawa d-limonene. Menurut penelitian senyawa d-limonene ini dapat melawan sel kanker dan bersifat anti inflamasi. Menurut Mother Nature Network (20/1/2014), konsentrasi d-limonene tertinggi ada pada bagain kulitnya, bukan buahnya.

Sebuah penelitian lain telah membuktikan bahwa minyak dari sari jeruk kumquat jenis Nagami ini dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker prostat pada pria.

Karenanya jeruk kumquat sangat bagus untuk dikonsumsi setiap hari. Sebaiknya dikonsumsi segar bersama kulitnya. Jika dimasak atau dipanaskan kandungan vitamin C-nya akan menyusut.

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads