Untuk Kemakmuran, Ayam Utuh, Pangsit dan Telur Harus Ada dalam Jamuan Makan (1)

Ulasan Khusus: Kuliner Imlek

Untuk Kemakmuran, Ayam Utuh, Pangsit dan Telur Harus Ada dalam Jamuan Makan (1)

- detikFood
Selasa, 21 Jan 2014 11:30 WIB
 Untuk Kemakmuran, Ayam Utuh, Pangsit dan Telur Harus Ada dalam Jamuan Makan (1)
Foto: Thinkstock
Jakarta -

1. Wonton dan pangsit

Foto: Thinkstock
Wonton berasal dari kata hún dùn yang berarti awal baru. Karena itu konsumsi wonton diharapkan membawa awal baru dan panen yang melimpah. Sementara dumpling atau pangsit, secara tradisional harus dimasak saat jam menunjukkan 12 malam karena mengacu pada awal baru dan transisi ke tahun yang baru.

2. Mie panjang

Foto: Thinkstock
Mie merupakan salah satu makanan wajib saat perayaan besar karena hidangan tersebut melambangkan kehidupan yang panjang dan makmur. Semakin panjang mienya, maka umur juga akan semakin panjang.

3. Ikan Utuh

Foto: Thinkstock
Ikan ( yú) menjadi hidangan wajib karena namanya mempunyai suara sama dengan kata surplus. Penyajian ikan akan melambangkan tahun yang penuh keberuntungan dan kemakmuran. Secara tradisional, ikan tidak dihabiskan saat makan malam tahun baru dan disimpan untuk besok. Karena ada pepatah Cina, nián nián yǒu yú, atau "every year there is fish/leftover" yang mempunyai bunyi sama seperti kalimat “setiap tahun diberkati” atau “setiap tahun menerima keuntungan”.

4. Jai

Foto: Thinkstock
Hidangan yang biasa dikenal dengan nama Buddha's Delight ini disantap karena menjadi bagian ajaran agama Budha untuk membersihkan tubuh dengan sayuran. Bahan-bahannnya juga melambangkan keberuntungan: Sea moss (jamur lumut) untuk kemakmuran, biji lotus untuk kelahiran anak, mie untuk umur panjang, kelopak lily untuk 100 tahun keharmonisan, dan jamur hitam China untuk mengabulkan keinginan.
Halaman 2 dari 5
(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads