Kembang kol akhir-akhir ini banyak disebut-sebut. Sayuran ini masuk daftar prediksi tren makanan 2014 versi media AS Huffington Post serta versi konsultan kuliner dan restoran internasional Baum + Whiteman.
"Kembang kol pasti akan menyingkirkan kale tahun ini," ujar Christine Couvelier, chef dan pengamat tren kuliner global, kepada Metro News (31/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chef Amanda Cohen dari restoran Dirt Candy di New York City, AS, juga senang jika kembang kol menjadi tren sayuran 2014. "Kembang kol kaya rasa. Jika diolah dengan benar, sayuran ini punya tekstur yang baik. Tampaknya ini adalah salah satu spesies yang paling serbaguna di kerajaan sayuran," Cohen berpendapat.
Restoran vegetariannya pernah menawarkan daging ayam imitasi dan wafel berbahan kembang kol. Menunya telah dirotasi, namun pelanggannya meminta hidangan tersebut disajikan kembali.
Kembang kol dapat dilumatkan, dibakar, dipanggang, disajikan begitu saja, dicampurkan ke dalam salad, atau ditumis dengan herba, vinegar, dan minyak.
Karakter serbaguna itulah yang menjadi salah satu daya tarik terbesar kembang kol. Sayuran ini bisa dijadikan makanan pelengkap maupun makanan utama. Bahkan, bisa juga meniru steak atau ayam karena teksturnya yang unik.
Jackie Newgent, ahli gizi asal Amerika, berharap kembang kol akan populer karena rendah kalori serta tinggi vitamin C dan antioksidan. Resep kol favoritnya adalah 'cauliflower steak parmesan', versi lebih sehat dari hidangan Italia 'parmigiana'. Irisan tebal kembang kol diberi keju mozzarella dan saus marinara di atasnya.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN