Pabrik Marzipan di Liverpool Kebanjiran Order untuk Natal

Pabrik Marzipan di Liverpool Kebanjiran Order untuk Natal

- detikFood
Rabu, 25 Des 2013 10:38 WIB
Foto: liverpoolecho.com
Jakarta - Liverpool juga dikenal sebagai pusat kue Natal karena kota ini menjadi produsen marzipan terbesar. Marzipan produksi Renshaw, pabrik marzipan terbesar di Inggris, berhasil menguasai hampir 90% pasar marzipan di Inggris.

Di hari-hari menjelang Natal, produsen kue maupun perorangan pasti membutuhkannya untuk membuat kue Natal. Salah satu kreasi yang paling banyak dibuat adalah rolled icing siap pakai dan white icing. Kedua produk ini dipakai untuk melapisi cake Natal dan cake lainnya.

Karena permintaan produk semakin besar setiap menjelang akhir tahun, pabrik ini akhirnya mengambil pekerja-pekerja musiman. Mereka dipekerjakan hanya dari bulan Oktober sampai Desember untuk memenuhi permintaan konsumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukannya menikmati momen liburan, para pekerja di pabrik ini malah semakin giat dan bekerja keras. Pasalnya, minggu lalu saja mereka sudah meneriman pesanan sebanyak 10.000 buah. β€œMau tak mau,” kata Robin Mountain, managing director Renshaw.

β€œKami tak bisa hanya berdiam diri saja, bukan? Kami harus punya rencana ke depan. Natal kami, para pekerja sangat jauh berbeda dengan Anda. Anda tak akan pernah merasakannya,” jelasnya seperti dilansir situs liverpooluk.com (23/12).

Renshaw menyuplai produk-produknya ke Tesco, Sainsbury’s, Asda dan Marks & Spencer. Mereka juga memasukkan produknya ke United Biscuits. Selama masa-masa sibuk dari Oktober sampai Desember, ada 300 pekerja.

Apabila Anda membeli marzipan di toko mana saja di Inggris, kemungkinan besar marzipan itu adalah keluaran Renshaw. Namun, nama 'Renshaw' mungkin tidak akan pernah tercetak di kemasannya, yang ada malah nama brand lain.

John F Renshaw membuat perusahaan ini dengan menggunakan namanya pada tahun 1898 untuk memproduksi marzipan. Perusahaan ini juga bergabung dengan Darshan Choudhari dan Layfield di tahun 1980 dan akhirnya ke Merseyside.

Setiap tahun, Renshaw membuat ratusan ton icing dengan berbagai warna. Bahkan tak hanya setiap natal saja, sesudah ini, pabrik ini akan siap-siap menerima pesanan untuk kebutuhan Valentine. Setelah itu, akan datang untuk dari ibu dan Paskah. Memang tidak sebesar Natal, tapi mereka tetap memproduksinya.

β€œKami memperkerjakan teknisi warna dan teknisi-teknisi lainnya. Kami hanya ingin membuat produk terbaik. Anda tentu tidak ingin melihat seseorang yang menghabiskan waktu 40 jam untuk menghias kue pernikahan mengalami kegagalan karena hiasannya jatuh dan hancur sia-sia,' tutur Mountain.

Ucapan Mountain pun terbukti benar, karena seorang pastry chef di Notthingham sendiri saja baru-baru ini membuat kue raksasa yang beratnya mencapai 700 kg. Para chef membuat kue ini a minggu bersama pastry chef Darshan Choudhari. Kue ini juga kaya akan hiasan icing dan diberikan cuma-cuma pada siapa saja.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads