Seorang karyawan bernama Yukiko Morita ini ternyata punya hobi yang unik. Kecintaannya pada roti dan seni membuahkan kreasi produk yang langka. Kreasinya ini pun ia beri nama 'Pampshades'. Dalam Bahasa Jepang, 'pan' berarti roti dan dalam Bahasa Inggris 'lamp shade' berarti kap lampu.
Seperti yang dilansir dari Oddity Central, Yukiko membuat produknya ini dari roti asli yang segar. Pampshades dapat berpendar temaram menerangi ruangan dengan cahayanya yang hangat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mengeluarkan isinya, ia menyisakan kulit roti yang kerasnya saja. Kemudian ia keluar dan mengangkat roti itu ke arah cahaya matahari. Dan ia pun segera mendapatkan ide lewat roti yang dimasuki cahaya matahari itu.
Yukiko akhirnya berkreasi dengan membuat 300 lebih prototipe sebelum ia membuat Pampshades yang sempurna. Untungnya, ia bekerja paruh waktu di toko roti, sehingga ia tak sulit untuk mendapatkan roti sisa yang dapat dijadikan Pampshades.
Lalu, bagaimana cara Yukiko untuk membuat sebuah Pampshades yang kabarnya memakan waktu selama satu bulan? Pertama, ia mengeluarkan roti dan meninggalkan kulit roti yang keras. Lalu, kulit roti tersebut ia beri resin yang mencegah jamur dan busuk pada roti.
Di dalamnya, ia selipkan lampu LED untuk mencegah kulit roti tersebut gosong. Sebuah Pampshades pun terciptalah! Terbukti bahwa Yukiko adalah orang yang kreatif karena hal ini berawal dari hobi saja.
Beberapa toko di Kyoto telah melihat produknya dan memajangnya lalu menjualnya dari harga Rp 430.000 hingga Rp 612.000. "Saya harap saya terus melakukan hal ini dan terus bersenang-senang karenanya," ungkap Yukiko.
Lucunya lagi, ia memastikan bahwa isi roti yang ia keluarkan tidak ia buang. Ia memakan semuanya!
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN