Daging Burger Alot dan Tak Juicy? Mungkin Ini Kesalahan Saat Mengolahnya (2)

Ulasan Khusus: Daging Sapi

Daging Burger Alot dan Tak Juicy? Mungkin Ini Kesalahan Saat Mengolahnya (2)

Fitria Rahmadianti - detikFood
Selasa, 17 Des 2013 16:24 WIB
Daging Burger Alot dan Tak Juicy? Mungkin Ini Kesalahan Saat Mengolahnya (2)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kalau ingin burger berkualitas dan alami, tanpa bahan tambahan seperti daging burger siap masak yang tersedia di supermarket, buatlah saja sendiri. Anda bisa menyesuaikan rasa, ukuran, dan kematangannya sesuai selera.

Bagaimanapun juga, ada beberapa kesalahan yang perlu Anda hindari agar burger empuk, juicy, dan lezat. Detikfood telah merangkumnya dari Huffington Post (01/05/13) dan Buzzfeed Food (28/05/13):

5. Alat bakaran kotor dan tak diminyaki

Foto: Thinkstock
Kalau alat bakaran kotor, burger akan menempel. Bersihkan bakaran selagi hangat karena kotoran akan lebih mudah lepas. Gunakan sikat kawat, lalu olesi minyak menggunakan tisu dapur atau kain. LakukanΒ  setiap selesai memakai alat bakaran.

6. Takut api

Foto: Thinkstock
Apapun alat bakaran burgernya, pastikan suhunya sangat panas sehingga burger mendesis saat diletakkan di atasnya. Kalau burgernya terbakar atau nyaris gosong, kecilkan apinya.

7. Menekan burger saat dibakar dan menutup alat bakaran

Foto: Thinkstock
Menekan daging burger yang sedang dibakar dengan spatula dianggap dapat mempercepat proses pemasakan. Padahal, cara ini membuat sari dagingnya yang enak terbuang. Menutup alat bakaran juga bukan berarti mempercepat proses pembakaran, justru membuat daging burger berbau asap.

8. Terlalu cepat menambahkan keju

Foto: Thinkstock
Hasilnya, keju jadi terlalu meleleh dan mengotori panggangan. Sebaiknya bakar daging burger empat menit, balik dan bakar dua menit. Tambahkan keju lembaran, lalu bakar lagi selama dua menit.

9. Langsung memotong daging setelah diangkat

Foto: Thinkstock
Untuk mengecek kematangan burger, sebagian orang langsung memotongnya setelah diangkat dari alat bakaran. Hal ini membuat sari dagingnya keluar. Sebaiknya, istirahatkan daging agar sari daging dan kematangannya merata.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads