Karena Diberi Label Organik, Makanan Jadi Terasa Lebih Enak

Karena Diberi Label Organik, Makanan Jadi Terasa Lebih Enak

Fitria Rahmadianti - detikFood
Jumat, 13 Des 2013 12:27 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Ternyata, label dapat menentukan persepsi tentang enak atau tidaknya sebuah makanan atau minuman. Contohnya adalah label organik yang kini semakin marak digunakan. Menurut sebuah studi, label organik membuat minuman terasa lebih enak.

Di jurnal PLoS ONE, peneliti dari University of Gavle, Swedia, meneliti sekelompok orang yang diberi dua cangkir kopi biasa. Namun, peneliti mengatakan bahwa salah satu kopi tersebut organik.

Kemudian, para peserta ditanyai kopi mana yang lebih enak. Meski kedua kopi tersebut identik, mereka menyebutkan bahwa kopi 'organik' terasa lebih nikmat. Kesimpulannya, label saja tampaknya cukup untuk mengubah ekspektasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah produk yang ditandai label 'bermoral' seperti 'fair trade' dan 'organik' semakin meningkat. Label ini berhubungan dengan tanggung jawab sosial atau lingkungan yang menyentuh hati nurani," tulis peneliti.

Menurut peneliti, terbukti bahwa label yang berhubungan dengan lingkungan tak hanya mendorong keinginan untuk membayar lebih, tapi juga dapat meningkatkan pengalaman persepsi terkait rasa produk. "Siapa yang perlu krim dan gula kalau ada eco-label?" kata peneliti.

Patrik Sorqvist, salah satu peneliti, menambahkan bahwa pada produk yang berasal dari tanaman seperti kopi, pelanggan dapat dengan mudah membayangkan perbedaan produksi yang dapat memengaruhi rasa, seperti penyemprotan dengan zat antihama. Penelitian sebelumnyapun menunjukkan bahwa kita cenderung menganggap produk organik lebih menyehatkan dan rendah kalori.

Berdasarkan data, empat dari lima rumah tangga di Inggris membeli produk organik meski mahal. Penjualan tahunan di Inggrispun kini mencapai Β£1,5 miliar (Rp 29,6 triliun).

Buah, sayur, telur, dan daging organik memang biasanya dihasilkan tanpa pestisida, pupuk buatan, maupun teknik pertanian intensif. Namun, studi Badan Standar Pangan pada 2009 mengatakan bahwa pangan organik tak lebih sehat maupun lebih bernutrisi dari produk biasa.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads