Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi para astronot karena sebelumnya banyak hidangan yang disajikan di luar angkasa adalah freeze dried food. Walupun ini menjadi hal positif bagi para astronot karena bisa menikmati sayuran segar. Langkah ini juga dilakukan NASA untuk membuktikan apakah manusia bisa hidup dan bercocok tanam di bulan.
βIni merupakan eksperimen pertama yang dilakukan di luar angkasa, tujuan kami adalah menunjukkan bahwa organisme hidup bisa bertumbuh di lingkungan yang tidak bersahabat,β tutur Bob Bowman selaku kepala peneliti proyek ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βBulan adalah adalah tempat yang aneh, pada sisi yang menghadap ke matahari, suhu mencapai 65 derajat celcius, di sisi lainnya minus 65 derajat celcius,β tambah Bob.
Habitat tumbuhan yang didesain Bob dan timnya mengandung benih, kertas kaya nutrisi, udara, dan air yang cukup untuk benih tumbuh. Wadah tersebut juga bisa mengatur cahaya dan temperatur, terdapat pula kamera untuk mengamati pertumbuhan tanaman selama 5-10 hari.
Terrarium atau wadah ini hanya sebesar tabung kopi dan hanya seberat satu kilogram. Benih ini akan ditempatkan di bulan bersama Moon Express, pesawat luar angkas yang menjadi anggota Google Lunar X Prize yang akan diluncurkan tahun 2015.
Sampai saat ini, tim peneliti akan terus menguji wadah tersebut. Mereka juga berharap anak sekolah Amerika untuk berpartisipasi dalam proyek ini.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN