Walau Merasa Tertipu, Warga Inggris Tetap Beli Daging Kuda

Walau Merasa Tertipu, Warga Inggris Tetap Beli Daging Kuda

- detikFood
Selasa, 26 Nov 2013 06:59 WIB
Foto: telegraph.co.uk
Jakarta - Beberapa waktu lalu Inggris dan Amerika digegerkan dengan temuan daging kuda yang dicampur dalam daging cincang untuk burger. Di Inggris, Putri Anne juga menghimbau masyarakat untuk berhati-hati mengonsumsi daging kuda.

Hal ini juga dibuktikan pada penelitian yang menemukan bahwa terdapat DNA kuda sebanyak 100% di produk-produk daging sapi. Karenanya hal ini membuat penjualan daging kuda meningkat drastis. Sedangkan, konsumen yang membeli produk tersebut mengaku kecewa akan hal ini.

Mereka menganggap bahwa hal ini termasuk penipuan, walaupun sebenarnya mereka tidak marah karena daging sapi palsu tersebut. Mereka menyesalkan bahwa produk itu ternyata berisi daging yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teragkatnya berita ini ke media juga tidak membuat orang menghindari produk-produk ini, tetapi mereka malah semakin penasaran untukmencicipi rasa daging sapi.

Seperti yang dilakukan Martin dan Suzie Cowley. Mereka telah berpengalaman selama 10 tahun untuk memasak daging kuda, menjualnya ke setiap festival-festival, konser musik, dan juga acara-acara lainnya. Alih-alih merahasiakan daging makanan tersebut, mereka mengubah nama menunya agar terlihat lebih lucu.

Sajian bernama Black Beauty, merupakan daging kuda yang dimasak dengan bir, rempah, dan bawang. Red Rum, Phwar Horse, dan memberi label di kemasannya β€œ100% bebas daging sapi”. Seperti ditulis telegraph.uk (22/11), Suzie juga menambahkan, β€œRasa daging kuda tidak seburuk yang kalian pikirkan. Apalagi jika ditambahkan bumbu-bumbu. Kalian tak bisa menduga rasanya.”

Tak ada yang pernah tahu akan daging apa yang tersaji di atas meja. Mungkin saja orang-orang Prancis telah menikmati steak yang ternyata dari daging kuda. Karena orang di Kyushu, Jepang sudah menikmati kelezatan daging kuda dalam bentuk sashimi.

(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads