Hal ini juga dibuktikan pada penelitian yang menemukan bahwa terdapat DNA kuda sebanyak 100% di produk-produk daging sapi. Karenanya hal ini membuat penjualan daging kuda meningkat drastis. Sedangkan, konsumen yang membeli produk tersebut mengaku kecewa akan hal ini.
Mereka menganggap bahwa hal ini termasuk penipuan, walaupun sebenarnya mereka tidak marah karena daging sapi palsu tersebut. Mereka menyesalkan bahwa produk itu ternyata berisi daging yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang dilakukan Martin dan Suzie Cowley. Mereka telah berpengalaman selama 10 tahun untuk memasak daging kuda, menjualnya ke setiap festival-festival, konser musik, dan juga acara-acara lainnya. Alih-alih merahasiakan daging makanan tersebut, mereka mengubah nama menunya agar terlihat lebih lucu.
Sajian bernama Black Beauty, merupakan daging kuda yang dimasak dengan bir, rempah, dan bawang. Red Rum, Phwar Horse, dan memberi label di kemasannya β100% bebas daging sapiβ. Seperti ditulis telegraph.uk (22/11), Suzie juga menambahkan, βRasa daging kuda tidak seburuk yang kalian pikirkan. Apalagi jika ditambahkan bumbu-bumbu. Kalian tak bisa menduga rasanya.β
Tak ada yang pernah tahu akan daging apa yang tersaji di atas meja. Mungkin saja orang-orang Prancis telah menikmati steak yang ternyata dari daging kuda. Karena orang di Kyushu, Jepang sudah menikmati kelezatan daging kuda dalam bentuk sashimi.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN