Dipicu Penurunan Harga Biji Kopi, Produsen Kopi Mulai Turunkan Harga

Dipicu Penurunan Harga Biji Kopi, Produsen Kopi Mulai Turunkan Harga

- detikFood
Kamis, 07 Nov 2013 06:55 WIB
Foto: qz.com
Jakarta - Secangkir kopi di pagi hari tak hanya memberi semangat yang meminumnya tetapi juga telah menghidupi para petaninya. Ada kabar baik bagi pecinta kopi. Harga kopi siap konsumsi di pasaran mulai menurun.

Kopi arabika, misalnya, yang kualitasnya di atas kopi robusta, harganya terus menurun setelah tiga tahun lalu, tahun 2011 harga kopi menyentuh harga yang paling tinggi.

Menurut qz.com, pada tanggal 5 November lalu, pada forum Intercontinental Exchange, kopi menjadi komoditas yang dijual paling murah dalam lima tahun ini. Alasan terbesar harga kopi menjadi murah karena jatuhnya harga kopi di Brazil. Negara ini menjadi negara produsen terbesar kedua sebagai pengekspor kopi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anehnya, turunnya harga kopi di pasaran yang terjadi akhir-akhir ini berbanding terbalik dengan harga kopi siap minum di gerai-gerai kopi ternama. Starbucks misalnya, gerai ini malahan telah mengumumkan beberapa kenaikan harga untuk produknya.

Hal ini disebabkan kopi sendiri hanya mempengaruhi sebagian kecil saja dari keseluruhan biaya operasioanal gerai. Para pegawai, pajak, tempat, dan ainnya, harga susu juga dapat mempengaruhi harga sebuah latte. Belum lagi alat-alat untuk pengolahan biji kopi.

Starbucks juga mengakui adanya penurunan harga dasar kopi. Walaupun tak banyak Starbucks juga mempertimbangkan untuk menyesuaikan kembali harga produk mereka. Sejumlah merek terkenal seperti Kraft dengan produk kopinya yang bernama Maxwell House, telah memotong 6% harga produknya.

Perusahaan J.M Smucker Co. juga memotong harganya dalam produk mereka, Folgers dan Millstone. Kopi produk Dunkin’ Donut juga mengikuti jejak mereka. Akankah penurunan harga kopi ini juga mempengaruhi harga kopi di Indonesia?

(odi/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads