Cegah Lidah Terbakar karena Minuman Panas dengan Mug Bertermometer Ini

Cegah Lidah Terbakar karena Minuman Panas dengan Mug Bertermometer Ini

Fitria Rahmadianti - detikFood
Jumat, 01 Nov 2013 17:33 WIB
Foto: Kickstarter
Jakarta - Karena terburu-buru, lidah kita sering terbakar saat meminum kopi atau teh panas. Kitapun sulit memperkirakan kapan suhu minuman aman diseruput. Namun, masalah tersebut bisa teratasi dengan mug satu ini.

Kini, Anda bisa mengetahui suhu minuman tanpa perlu memasukkan termometer ke gelas. Pasalnya, cangkir bernama Smart Mug ini sudah memiliki pengukur suhu sendiri. Andapun bisa melihat apakah minuman masih terlalu panas, aman diseruput, atau sudah terlalu dingin.

Mug putih berdesain simpel ini memiliki enam indikator suhu 50-95 C. Pada suhu 60 C dan 65 C secara berurutan terdapat lambang biji kopi dan kantung teh. Jadi, kalau di dalamnya terdapat kopi, sebaiknya Anda meminumnya saat indikator suhu berada di 60 C. Begitupula dengan teh, yakni di suhu 65 C.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evita Krumina, sang perancang asal Inggris, menciptakan Smart Mug sebagai cara cepat dan mudah untuk mengetahui apakah minuman sudah aman diminum. Yang lebih praktis, Smart Mug ini termoelektrik atau mengambil daya dari perubahan suhu. Jadi, tak perlu kabel atau baterai.

Krumina telah melakukan penelitian ekstensif dan menyimpulkan bahwa minuman panas seperti teh, kopi, cokelat, dll sering disajikan dengan suhu 70-85 C. Kontak langsung dengan cairan pada suhu ini bisa menyebabkan luka bakar.

"Kami telah memikirkan cara mengukur suhu minuman yang dikonsumsi di rumah atau kantor tanpa memerlukan perlengkapan lain. Akhirnya, muncul ide tentang Smart Mug yang didukung unsur-unsur inovatif dan berdasarkan desain minimalis yang cantik," jelas Krumina seperti dilansir Daily Mail (30/10/13).

Smart Mug dapat dicuci di mesin pencuci piring dan tahan hingga 10 tahun. Sayang, mug canggih ini masih berupa konsep yang diperkenalkan di situs Kickstarter. Jika sudah terkumpul cukup biaya untuk mengembangkannya, Smart Mug bisa dijual ke pasaran.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads