Kraft Akan Berhenti Gunakan Pewarna Buatan pada 'Macaroni and Cheese'

Kraft Akan Berhenti Gunakan Pewarna Buatan pada 'Macaroni and Cheese'

- detikFood
Jumat, 01 Nov 2013 16:36 WIB
Foto: NY Daily News
Jakarta - Penambahan pewarna buatan pada makanan membuat tampilan makanan semakin menggoda untuk dilahap. Namun penggunaan zat kimia ini ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Beberapa produsen makanan besar, seperti Kraft, memutuskan berhenti menggunakan pewarna buatan pada produk makaroni dan keju agar lebih sehat.

Seperti dikabarkan NY Daily News (01/11/2013), Kraft berencana menghilangkan kandungan pewarna buatan pada tiga produk makaroni dan keju. Langkah ini dilakukan mengingat semakin banyak orang yang mencari produk alami. Kraft juga menjamin perubahan ini tidak akan mengubah rasa asli produk mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai keputusan ini, Kraft menolak dikaitkan dengan petisi Change.org yang sebelumnya muncul. Petisi tersebut meminta agar Kraft menghilangkan kandungan pewarna buatan pada produk makaroni dan keju mereka yang terkenal. Petisi yang diterbitkan bulan Maret lalu sudah ditandatangani 348 ribu orang hingga kemarin (31/10).

Resep baru Kraft yang rencananya akan dibuat tanpa pewarna buatan adalah produk makaroni dan keju untuk anak-anak, seperti bentuk SpongeBob Squarepants, Halloween, dan musim dingin. Dua bentuk barupun menyusul untuk ditambahkan. Perusahaan mengatakan pihaknya berencana mengganti pewarna buatan dengan pewarna alami seperti paprika.

Beberapa tahun terakhir, bahan-bahan dalam makanan kemasan memang mendapat pengawasan lebih ketat. Hal ini dilakukan karena semakin banyak orang mencari makanan sehat.

Triona Schmelter selaku wakil presiden bidang pemasaran makanan Kraft Food Group Inc. mengatakan, “Saat ini perusahaan sedang mencari cara untuk meningkatkan nilai nutrisi pada produk makaroni dan keju. Resep baru juga akan menambahkan biji-bijian dan mengurangi jumlah sodium serta lemak jenuh.”

Schmelter menolak memberitahu apakah Kraft akan menyesuaikan perubahan dalam produknya sama seperti produsen makaroni dan keju lainnya. Ia hanya menekankan penggunaan pewarna alami pada produk mereka.

“Kami akan terus melakukan perbaikan,” ujar Schmelter yang memastikan perusahaan mencoba memenuhi preferensi pelanggan yang terus berkembang.

Sementara itu, Vani Hari sebagai pihak yang memulai petisi sekaligus pemilik situs FoodBabe.com berharap langkah Kraft ini juga bisa diterapkan pada produk lainnya.

“Saya tahu kalau ini tidak akan menjadi perubahan dalam semalam. Ini adalah sebuah perusahaan besar, dan ini adalah salah satu produk terbesar mereka,” ujar Hari.

(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads