Terbukti, Membuat Kue Bantu Atasi Depresi

- detikFood Senin, 28 Okt 2013 11:50 WIB
Foto: mamacongo.blogspot.com Foto: mamacongo.blogspot.com
Jakarta - Membuat kue dan roti kini menjadi kegiatan yang digemari banyak orang. Selain mengasyikkan, kegiatan ini ternyata bisa membantu atasi depresi. Beberapa toko roti di Inggris punya program khusus untuk memberikan terapi bagi orang-orang yang mengalami depresi.

Seperti dilansir dari The Independent (28/10/2013), sebuah penelitian baru mengungkapkan membuat kue berperan sebagai terapi penting yang membantu ribuan orang lepas dari masalah depresi.

John Whaite, pemenang kompetisi The Great British Bake Off (GBBO) tahun 2012 yang juga mengalami masalah depresi percaya bahwa membuat kue merupakan usaha penyembuhan tanpa Prozac, yaitu merek obat yang biasa dipakai untuk mengatasi depresi.

Dalam laporan untuk Real Bread Campaign, Whaite menyerukan agar orang-orang yang mengalami depresi mau keluar dari masalah ini dengan membuat kue. Whaite yang juga menjadi duta kelompok Baking a Smile mengaku kebanjiran pertanyaan dari orang-orang yang ingin tahu tentang bagaimana membuat kue bisa membantu mereka lepas dari depresi.

Sementara itu, toko-toko roti di seluruh Inggris kini membantu orang-orang dengan masalah berbeda, seperti sulit menyesuaikan diri atau sulit belajar, lewat berbagai program.

Better Health Bakery di bagian timur London, misalnya, menyediakan tempat pelatihan bagi orang dewasa yang hidup dengan masalah kesehatan mental. Begitu juga dengan pembuat roti Aberdeen yang memberi kesempatan 24 orang dewasa dengan kesulitan belajar untuk merasakan pengalaman magang disana.

Paul Yold di wilayah Taunton juga tak ketinggalan. Pihaknya mengadakan sesi pelatihan pembuatan roti untuk orang tua dan anak-anak di tempat penampungan tunawisma dan penderita kekerasan dalam rumah tangga.

Di rumah sakit Yeatman, komunitas kesehatan mental bernama Dorset juga mengadakan sesi membuat kue sebagai terapi bagi pasien usia lanjut yang mengalami demensia.

The Real Bread Campaign yang menerima dana dari program Big Lottery’s Local Food untuk memperkenalkan kembali roti ke komunitas lokal mengatakan, potensi jumlah orang yang bisa mendapatkan manfaat dari membuat kue ini berjumlah ratusan ribu bahkan jutaan. Laporan tersebut juga mengungkapkan dalam setahun sekitar seperempat dari populasi memiliki masalah kesehatan mental.



(fit/odi)