Seperti dilansir dari The Daily Meal (25/10/2013), polisi di Naples menyita lebih dari 3 ton roti dalam razia toko roti ilegal milik klan mafia. Razia ini memberhentikan operasional setidaknya 17 dari 1.500 toko roti disana.
Polisi mengatakan toko roti ilegal tersebut ditutup karena tidak higienis. Roti-rotinya diproduksi dalam lingkungan penuh serangga dan kotoran tikus. Tak hanya itu, kayu yang digunakan untuk membakar roti mengandung pernis beracun dan tidak memenuhi standar kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak berwenang mengatakan toko-toko roti ilegal di Naples diperkirakan menghasilkan sekitar 680 juta dollar per tahun untuk klan mafia Cammora. Roti-roti tersebut dipasok untuk penjual eceran, restoran, dan beberapa toko di Naples.
Asosiasi Pembuat Roti, UNIPAN mengaku senang dengan aksi razia polisi setempat. Presiden Mimmo Filosa juga mengatakan bahwa dirinya berkampanye selama bertahun-tahun untuk melindungi roti Neapolitan asli. Filosa juga mendesak polisi untuk menindak semua toko roti ilegal yang beroperasi di Naples.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN