Seperti dilansir iFood (16/10/2013), perusahaan rekaman asal Amerika Serikat yang bernama Ark Music Factory ini kembali mengunggah sebuah video musik berjudul 'Chinese Food'. Lagu yang dinyanyikan oleh remaja 12 tahun bernama Alison Gold ini dikritik habis karena dianggap terlalu rasis.
Pada video musik yang berjudul 'Chinese Food' ini digambarkan kecintaan Alison Gold pada masakan China yang umum dijual di Amerika. Lagu diawali dengan lirik yang tidak pantas untuk anak seumuran Alison Gold.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada lirik lagu seterusnya hingga bagian chorus dan refrain, Alison Gold mulai menceritakan kesukaannya pada masakan China. Disebutkan masakan-masakan seperi nasi goreng, mie, chowmien, sup wonton, egg roll, dan lain-lain.
Namun, di bagian akhir lagu meskipun diceritakan tentang masakan China, Alison Gold justru bernyanyi ditemani beberapa perempuan yang berpakaian a la geisha dengan kimono ala Jepang.
Hal ini menuai kritik dan protes isu rasisme untuk Alison Gold dan Ark Music Factory. Video musik ini dianggap rasis karena menggambarkan semua orang Asia sama. Seolah China sama dengan Jepang.
Namun menurut Alison Gold dan Ark Music Factory, video musik ini tidak ada maksud rasis kepada orang Asia maupun China melainkan hanya sebuah lagu pujian terhadap masakan China yang lezat.
Walaupun dikritik rasis, video musik yang menceritakan kecintaan pada masakan China ini sudah mencapai angka 10 juta viewers di Youtube.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN