Wajah Wanita Inggris Terbakar Saat Meneguk Flaming Sambuca

Wajah Wanita Inggris Terbakar Saat Meneguk Flaming Sambuca

Deani Sekar Hapsari - detikFood
Jumat, 11 Okt 2013 12:48 WIB
Foto: Science of drink
Jakarta - Flaming cocktails, keasi racikan minuman alkohol dengan api memang memikat. Tapi, tren minuman ini cukup berbahaya. Seorang wanita di Inggris dilaporkan menderita luka bakar karena cocktail flaming sambuca.

Flaming sambuca terbuat dari minuman alkohol sambuca. Sekitar 40 ml sambuca dituangkan dalam gelas snifter lalu api disulut di dalamnya, snifter ditaruh di atas mulut rock glass dan diputar supaya api menyebar. Lalu, cairan dituangkan perlahan ke rock glass, snifter digunakan sebagai penutup untuk memadamkan api. Setelah selesai diteguk, Anda harus menghirup uap dalam snifter.

Pada Minggu (06/10/2013) seorang wanita berumur 24 tahun datang ke sebuah cocktail lounge bernama Lola bersama teman-temannya. Ia pun memesan flaming sambuca, tidak lama saat ia meneguknya minuman itu pun meledak dan membakar rambut serta wajahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dalam Manchester Evening News (11/10/2013) pukul 1.58 dini hari, polisi, paramedis, dan pemadam kebakaran sampai di cocktail lounge yang berlokasi di Manchester's Northern Quarter. Wanita tersebut langsung diberikan morfin dan dibawa ke Wythenshawe Hospital.

Ia dilaporkan menderita luka bakar di pipi, dahi, dan dada. Informasi terakhir menyatakan wanita tersebut masih dirawat di unit luka bakar rumah sakit. “Menyusul peristiwa yang menyebabkan cedera ke pelanggan, kami menyampaikan minta maaf, saat ini kami mengevaluasi prosedur kesehatan dan keamanan untuk menghindari kejadian serupa,” tutur juru bicara Lola.

Tidak hanya flaming cocktail, perpaduan alkohol dan api dalam makanan juga sama berbahayanya. Pada tahun 2011 di Ozonoa Blue Grilling Co. di Palm Harbor, Florida empat orang menderita luka bakar karena flaming banana foster. Dikatakan kejadian ini diakibatkan pelayan menuangkan terlalu banyak alkohol ke dessert.

(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads