Spence melakukan eksperimen pertama di dunia terkait pengaruh lingkungan pada persepsi rasa di Singleton Sensorium, London, Inggris. Sebanyak 300 orang ditempatkan di tiga ruangan dengan lingkungan berbeda sambil meminum whisky single malt yang sama. Mereka lalu diminta menilai rasa yang mereka cicipi di setiap ruangan.
Ruangan pertama diterangi lampu hijau serta dihiasi rumput dan tanaman asli. Terdengar suara mesin pemotong rumput, domba, dan aroma pedesaan. Sementara itu, ruangan kedua diisi dengan buah-buahan yang bulat dan berwarna merah. Lonceng angin dipasang di langit-langit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasa manis whisky di ruangan merah sekitar 10% lebih tinggi dibanding kedua ruangan lainnya. Seperti dapat diduga, whisky yang diminum di ruangan kayu akan memberikan citarasa seperti kayu.
"Ternyata ruangan bisa digunakan untuk 'membumbui' dan mengeluarkan rasa minuman," Spence menarik kesimpulan tentang risetnya yang dimuat di jurnal Flavour.
Menurutnya, penelitian ini berdampak signifikan bagi siapapun yang ingin meningkatkan pengalaman whisky mereka di bar, restoran, atau bahkan di rumah sendiri.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN