Sate Kalong dan Sate Lalat, Sate Unik yang Tak Sesuai Namanya

Ulasan Khusus: Sate

Sate Kalong dan Sate Lalat, Sate Unik yang Tak Sesuai Namanya

- detikFood
Selasa, 01 Okt 2013 18:01 WIB
Sate Kalong dan Sate Lalat, Sate Unik yang Tak Sesuai Namanya
Foto: Korlena
Jakarta -

1. Sate donal

Foto: Diskon.com
Mendengar 'donal', kita jadi teringat karakter kartun Donald Duck. Ya, sate yang dijual di Kaliurang, Yogyakarta ini memang terbuat dari daging bebek. Teksturnya agak alot seperti daging kambing, namun rasanya mirip daging ayam. Unik!

2. Sate kalong

Foto: Detikfood
Sate kalong berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Meski namanya demikian, sate ini terbuat dari daging kerbau. Ada dua versi, yakni sate kalong manis yang dipipihkan seperti dendeng serta sate kalong asin yang potongan dagingnya kecil-kecil dan berbumbu gurih. Bumbunya berupa sambal oncom hangat. Biasanya sate ini dijajakan di malam hari dengan membunyikan lonceng.

3. Sate kere

Foto: Rumah Batik Solo
Sate kere adalah sate asal Solo, Jawa Tengah, yang terbuat dari tempe gembus atau ampas tahu. Cara membuatnya, tempe gembus dipotong-potong atau dibentuk persegi panjang lalu diberi bumbu bacem. Kemudian, tempe dimasukkan ke tusuk sate dan dibakar. Sate kere disajikan dengan saus kacang, potongan cabai rawit dan bawang merah, serta lontong. Teksturnya sangat lembut, terasa manis karena bumbu bacem namun gurih pedas karena bumbu kacangnya.

4. Sate klatak

Foto: Tikapinkhana
Sate klatak adalah sate dari daging kambing yang berciri khas ditusuk dengan jeruji besi sepeda. Potongan dagingnyapun besar-besar, sehingga satu porsi hanya terdiri dari dua tusuk sate berisi masing-masing enam potong daging. Satenya hanya dibumbui garam, namun disajikan bersama semangkuk gulai. Sate unik ini bisa ditemui di Bantul, Yogyakarta.

5. Sate lalat

Foto: Korlena
Jangan jijik dulu, karena sate lalat atau laler dari Madura ini terbuat dari daging sapi, kambing, ayam, atau kelinci. Disebut lalat karena potongan dagingnya sangat kecil-kecil. Setelah ditusukkan ke lidi, daging dicelup ke minyak goreng agar tak cepat gosong lalu dibakar. Sate lalat disantap bersama bumbu kacang dan lontong atau nasi.

6. Sate susu

Foto: Hotel Indah
Sate susu tak menggunakan susu, tapi daging atau lemak payudara sapi. Daging berwarna putih ini dipotong-potong, direbus, ditusuk, dibumbui, baru dibakar. Di mulut, sate yang disajikan dengan bumbu kacang ini terasa sangat berlemak dan kenyal. Sate susu bisa ditemukan di Bali dan Bandung.

7. Sate tulang

Foto: Sate Tulang Eldorado
Sate tulang merupakan makanan khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sate ini terbuat dari punggung ayam muda yang mengandung daging dan tulang. Potongannya besar-besar dan dibakar dengan bumbu Banjar. Pelengkapnya adalah saus berwarna merah yang tampak seperti saus sambal, disajikan terpisah. Rasanya pedas, manis, sekaligus asam.
Halaman 2 dari 8
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads