Jangan Pesan Sushi Ini Kalau Tak Mau Gemuk

Ulasan Khusus: Sushi

Jangan Pesan Sushi Ini Kalau Tak Mau Gemuk

Fitria Rahmadianti - detikFood
Selasa, 17 Sep 2013 19:14 WIB
Jangan Pesan Sushi Ini Kalau Tak Mau Gemuk
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sushi seringkali dianggap makanan sehat. Padahal, belum tentu. Sushi juga bisa tinggi kalori dan sodium, sehingga kurang baik bagi mereka yang sedang diet menurunkan berat badan. Terutama sushi modern atau fusion sushi.

Saat berdiet, Anda boleh saja sesekali makan sushi asalkan memilih sushi yang menyehatkan. Hindari bahan-bahan ini dalam sushi yang Anda pilih kalau tak ingin gemuk:

1. Tempura

Foto: Thinkstock
Tempura adalah Bahasa Jepang dari gorengan. Seperti kita tahu, meski renyah dan enak, tempura tinggi kalori dan lemak jenuh. Biasanya yang digoreng adalah udang atau kepiting soka yang sudah tinggi kolesterol. Salah satu sushi yang harus Anda hindari adalah Spider Roll yang mengandung kepiting soka goreng. Kalau tak suka sushi ikan mentah, pilih saja sushi yang ikannya dikukus atau dipanggang.

2. Mayones, spicy sauce, cream cheese

Foto: Thinkstock
Sushi dengan campuran mayones, spicy sauce (campuran mayones dan saus sambal), atau cream cheese memang lebih gurih. Namun, selain menyalahi aturan sushi tradisional, penambahan ketiga bahan ini membuat kalori dan lemak sushi tinggi.

3. Belut

Foto: Thinkstock
Belut (unagi) tinggi asam lemak omega-3. Namun, ikan jenis ini tinggi kalori dan lemak. Apalagi biasanya unagi disajikan dengan saus cokelat manis yang tanpa nutrisi, hanya kalori. Alternatif seafood dengan kalori yang lebih rendah adalah tuna, yellowtail, udang, atau salmon.

4. Telur ikan

Foto: Thinkstock
Telur ikan banyak digunakan dalam sushi. Salah satunya adalah tobiko sushi yang terbuat dari telur flying fish dan diberi telur puyuh mentah. Meski mengandung folat, telur puyuh tinggi kolesterol dan lemak jenuh serta berisiko mengandung salmonella yang menyebabkan keracunan.
Telur ikan cod yang kaya asam lemak omega-3 untuk melindungi dari penyakit jantung ternyata juga tinggi kolesterol. Begitupula dengan caviar, telur ikan sturgeon, yang tinggi lemak. Selain itu, caviar juga tinggi purine yang dapat memicu asam urat.

5. Daging imitasi

Foto: Thinkstock
Kani atau crab stick yang biasa terdapat dalam California Roll adalah daging kepiting imitasi yang terbuat dari pasta ikan. Di dalamnya banyak terkandung sodium. Padahal, sodium menahan cairan sehingga tubuh bisa membengkak dan berat badan naik. Pilihlah sushi yang mengandung bahan-bahan segar.

6. Fusion sushi

Foto: Thinkstock
California Roll, Crispy Dragon, atau Spider Roll tampak menggiurkan karena tampilannya yang cantik dan besar. Namun, Anda yang sedang berdiet perlu menghindarinya karena porsinya lebih besar dan menggunakan lebih banyak bahan sehingga lebih tinggi kalori dibanding sushi biasa. Fusion sushi juga biasanya mengandung tempura, bebek, keju, atau bahan lain yang tinggi lemak.

7. Order berlebihan

Foto: Thinkstock
Seporsi sushi biasanya tak mengenyangkan. Makanya, seringkali kita memesan berpiring-piring sushi. Padahal, hal ini bisa bikin kita gemuk karena kalorinya sama dengan makanan favorit kita. Untuk makizushi, pesanlah maksimal dua porsi saja. Pesan salad rumput laut, edamame, sayuran kukus agar lebih mengenyangkan.
Halaman 2 dari 8
(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads