Tim peneliti dari Boston University School of Public Health di Center on Alcohol Marketing and Youth (CAMY) di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menggunakan data dari lagu terpopuler versi Billboard Magazine. Peneliti mengidentifikasi 720 lagu dari genre urban, pop, country, dan rock.
Ketiga tim menganalisa lirik untuk menentukan jenis alkohol, merk, dan konteks setiap lagu. Hasil menunjukkan 167 lagu (23,2%) menyebutkan alkohol dan 46 (6,4%) menyebutkan merek alkohol secara spesifik. 51,6% lagu tersebut menyebutkan empat merk alkohol antara lain Patron tequila, Hennessy cognac, Grey Goose vodka, and Jack Danielβs whiskey.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Genre lagu yang paling banyak menyebutkan alkohol adalah urban seperti rap, hip-hop dan R&B (37,7%), disusul country (21,8%), dan pop (14,9%). Studi yang dipublikasikan di Substance Use & Misuse menemukan bahwa alkohol digunakan untuk menggambarkan konsekuensi yang positif, bukan pengaruh buruknya.
Setidaknya 14 studi jangka panjang sebelumnya telah menemukan paparan pemasaran alkohol di media massa meningkatkan kecenderungan orang muda meneguk minuman alkohol dan kecanduan. Studi terbaru ini didukung oleh National Institute on Drug Abuse dan the National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism.
βBeberapa merk alkohol dan minuman seringkali disebutkan di musik populer, jika paparan ini ditemukan bisa mempengaruhi perilaku minum anak muda. Maka kesehatan publik harus berfokus pada gambaran alkohol di musik populer,β tutur Michael Siegel, MD, MPH, professor of Community Health Sciences at the Boston University School of Public Health.
(/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN