Sebelumnya Newborough telah membual bahwa restorannya menyajikan pizza khas Italia. Pizza yang mempunyai rasa berbeda dari pizza lainnya. Pizza dengan kualitas tinggi karena dipanggang dengan cermat.
Pria yang berumur 58 tahun ini pun akhirnya kena getahnya. Restorannya yang bernama La Pizzeria Ristonante pun didatangi hampir seratus orang untuk aksi protes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia jelas telah bersalah, karena selain berbohong tentang kesegaran pizzanya, ia juga telah menetapkan harga yang jauh lebih mahal dari harga aslinya.
Pizza Dr. Oetker yang dijual di supermarket itu dibanderol dengan harga Rp 44.500 saja. Tapi begitu disajikan di restoran Newborough, setelah ditambah salad dan minuman ringan, harganya menjadi Rp 64.000. Orang-orang membicarakan hal ini di jejaring sosial Twitter dan menyebutnya sebagai βkejadian paling aneh dalam sejarah makanan di Manchesterβ.
Pizza yang telah dibuat sedemikian rupa dengan menambahkan peralatan dan sedikit tambahan sedikit bahan tidak membuat Newborough menyesal. Malahan, ia bangga dengan perbuatannya.
βKami ingin agar orang-orang melihat perbedaan antara pizza yang masih segar dengan pizza yang beku. Biasanya orang-orang tidak akan tahu perbedaannya karena mereka sangat menyukainya,β paparnya tanpa rasa bersalah. βSayangnya beberapa orang agak teliti sehingga mereka sadar bahwa pizza itu adalah pizza supermarket yang dibekukanβ.
Newborough berdalih bahwa hal ini bukan hal besar. Karena Dr. Oetker, perusahaan yang memproduksi pizza-pizza beku itu telah membubuhkan tanda tangannya di dinding restorannya. Menurutnya, tak jadi masalah jika pizza yang disajikan bukan pizza segar yang baru keluar dari panggangan.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN