Resto di Dubai Ini Sudah 22 Tahun Bagikan Menu Berbuka Puasa Gratis

Resto di Dubai Ini Sudah 22 Tahun Bagikan Menu Berbuka Puasa Gratis

- detikFood
Senin, 29 Jul 2013 17:18 WIB
Ilustrasi: Friends Korner
Jakarta - Selama bulan Ramadan, banyak masjid dan restoran yang memberi menu buka puasa gratis. Termasuk restoran di Dubai ini. Restoran Shehar-e-Karachi ini sudah 22 tahun menyediakan menu berbuka puasa gratis bagi siapa saja yang berkunjung.

Sejak awal tahun 1990-an, restoran Shehar-e-Karachi punya rutinitas khusus di bulan Ramadan. Di restorannya yang terletak di kawasan Bur Dubai, mereka menyiapkan makanan gratis untuk sekitar 500 pengunjung setiap harinya. Sementara untuk cabang lain di daerah Al Quoz, aktivitas ini baru dijalankan selama 2 tahun terakhir.

"Kami merasa bersyukur karena orang-orang dari berbagai negara mengunjungi restoran kami di waktu berbuka puasa. Tak ada pembatas. muslim maupun non-muslim, makanan ini untuk semua orang," kata Mohammad Zubair Abdul Razaq, pemilik restoran Shehar-e-Karachi, seperti dimuat dalam situs Gulfnews (24/07/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk membatalkan puasa, para pengunjung disuguhi dengan air dan juga kurma. Kemudian dilanjutkan dengan menu lain seperti samosa yang renyah, pakoda yang gurih, chickpea, juga buah dan jus segar.

Disediakannya menu berbuka puasa secara cuma-cuma inipun dimanfaatkan oleh orang dari beragam latar belakang, termasuk masyarakat ekonomi lemah. "Dengan pendapatan terbatas, ini tentu meringankan dan saya bisa makan makanan enak yang biasanya tidak terbeli. Sepanjang bulan suci ini, saya tak perlu khawatir mengenai makanan," kata Suleman, pekerja asal Bangladesh.

Keluarga Zubair pertama kali datang ke Dubai sekitar 30 tahun lalu. Ayahnya, Abdul Razaqlah yang pertama kali memulai tradisi menyiapkan menu berbuka puasa ini. Kebiasaan tersebut dilanjutkan oleh anaknya, Mohammad Zubair serta adiknya, Aziz Ahmad dan Atiq Ahmad.

Puluhan tahun menyajikan makanan gratis, keluarga Zubair mengaku jika mereka tak mencari popularitas. "Ada banyak orang yang tak bisa membeli makanan yang layak. Untuk mereka yang mampu, ini menjadi cara dimana bisa berbagi kebahagiaan," tutup Zubair.

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads