ADVERTISEMENT

Tes Narkoba Salah Menganalisa Poppy Seed pada BagelSebagai Opium

- detikFood
Kamis, 04 Jul 2013 15:03 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang ibu di Amerika Serikat, hampir kehilangan buah hatinya gara-gara hasil uji narkoba yang salah. Tes rumah sakit menunjukkan bahwa ia menyalahgunakan narkoba, padahal ia hanya menyantap bagel bertopping poppy seed!

Pada April 2010, Elizabeth Mort sedang berada di rumah dengan bayinya yang berusia tiga hari, Isabella Rodriguez. Tiba-tiba, petugas lembaga kesejahteraan anak Lawrence County datang membawa surat perintah perlindungan anak dan membawa Isabella.

Dikatakan bahwa tes narkoba Mort menunjukkan hasil positif, sehingga menyebabkan bayinya kejang-kejang. Padahal, Mort tak pernah diberi tahu pihak Jameson Hospital tempatnya melahirkan bahwa ia gagal uji narkoba.

Iapun tak pernah ditanyai telah mengonsumsi makanan atau minuman apa yang bisa memengaruhi hasil tes. Pasalnya, sebelum tiba di rumah sakit, Mort menyantap bagel bertopping poppy seed.

Akhirnya, terbukti bahwa Mort tak menggunakan obat terlarang. Isabella dikembalikan kepadanya lima hari kemudian. Tak terima akan kesalahan yang dilakukan lembaga kesejahteraan anak dan rumah sakit, Mort mengajukan tuntutan hukum pada Oktober 2010.

Jameson Hospital dinilai menggunakan ambang batas drug screening yang jauh di bawah ketentuan federal sehingga menyebabkan false positive (hasil tes narkoba positif, padahal orang tersebut bebas narkoba).

Standar federalnya adalah 2.000 nanogram per ml, namun rumah sakit ini menggunakan 300 nanogram. Kasus ini baru selesai Selasa (02/07/13) setelah lembaga kesejahteraan anak Lawrence County dan Jameson Hospital membayar sebesar $143.500 (Rp 1,426 miliar).

American Civil Liberties Union of Pennsylvania (ACLU) mengatakan bahwa kedua lembaga tersebut telah mengubah kebijakan agar bayi baru lahir tak diambil dari orang tuanya hanya berdasarkan tes narkoba sang ibu, yang bisa jadi tak akurat.

"Kami harap kasus ini dapat mendorong rumah sakit untuk mempertimbangkan kembali uji narkoba rutin pada wanita hamil sehubungan kerugian yang ditimbulkan oleh false positive," ujar Sara Rose dari ACLU, seperti diberitakan Associated Press (02/07/13).

Poppy seed berasal dari tanaman opium poppy (Papaver somniferum) yang juga menghasilkan opium, sumber dari berbagai jenis narkotika seperti morfin dan heroin, thebaine, kodein, papaverine, dan noscapine.

Jika opium berasal dari getah buah opium poppy yang belum matang, poppy seed adalah biji buah yang dikeringkan. Biasanya poppy seed yang renyah digunakan dalam pastry seperti sponge cake, muffin, dan bagel. Bisa juga dihaluskan menjadi pasta dan digunakan dalam masakan. Di Aceh poppy seed dikenal dengan nama kaskas dan biasa dipakai dalam bumbu masakan.

Seluruh bagian tanaman opium poppy bisa mengandung opium alkaloid, sehingga mengonsumsi poppy seed bisa menyebabkan false positive dalam tes narkoba. Bagaimanapun juga, hasil tes seharusnya bisa membedakan konsumsi poppy seed dan penyalahgunaan opium.

(fit/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT