Kegiatan mengurangi obesitas di kalangan anak sekolah Amerika semakin gencar. Seperti penyajian menu vegetarian dan pemakaian sumber protein dengan greek yogurt. Kini USDA melakukan gerakan “Smart Snacks In Schools” untuk membatasi camilan tidak sehat.
Pada hari Kamis (28/06/2013) pemerintah Amerika Serikat mengumumkan gerakan “Smart Snacks in Schools” sebagai standarisasi untuk “competitive foods”. Berupa camilan yang dijual saat istirahat sekolah melalui vending machine atau gerai khusus di jam sekolah. Aturan ini digunakan untuk membatasi asupan kalori, lemak, gula, dan sodium pada anak-anak.
Pedoman gizi baru ini akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2014-2015. Aturan baru ini mengharuskan semua camilan dan side dish harus kurang dari 200 kalori. Sedangkan makanan pembuka kurang dari 350 kalori serta harus memenuhi semua persyaratan batasan lemak, lemak jenuh, dan gula. Hidangan mengandung lemak trans sepeti keripik kentang tidak diperbolehkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pada akhirnya, semua makanan sekolah harus mengandung makanan utuh seperti buah, sayur, atau komponen makanan sehat. Perusahaan tidak bisa langsung menjual camilan dengan kandungan nutrisi rendah kepada sekolah dan mengatakannya sebagai camilan sehat,” tutur Margo Wootan dari Center for Science dari Public Interest kepada USA Today (28/06/2013).
Beberapa minuman yang boleh dijual adalah air putih, air bersoda non kalori, susu rendah lemak, dan minuman dari kedelai. Sementara itu, minuman olahraga tinggi kalori tidak boleh dijual. Bagaimanapun, aturan ini tidak berlaku saat acara tertentu seperti acara penggalangan dana, olahraga, atau aktivitas ekstrakurikuler setelah sekolah.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN