Javier de las Muelas, Sang Maestro Mixology Dunia

Javier de las Muelas, Sang Maestro Mixology Dunia

- detikFood
Rabu, 19 Jun 2013 13:35 WIB
Foto: gourmetabudhabi.ae
Jakarta - Segelas cocktail biasanya terdiri dari campuran dua atau tiga jenis minuman. Namun, di tangan pria ini cocktail harus memiliki karakter dan mewakili emosi penikmatnya. Karena itu profesi bar tender atau mixologist menjadi sangat penting.

Bartender atau mixologist selalu berpenampilan rapi, trendy, segar dengan gaya potongan rambut yang menarik. Namun, berbeda dengan sang maestro mixology, Javier de las Muelas yang ditemui detikfood di Sundara, Four Seasons Jimbaran Bali. Pria 58 tahun ini, bertubuh ramping, terlihat energik dengan gaya bicara yang lembut namun penuh semangat.

Rupanya inilah sosok bartender legendaris dari Barcelona yang jadi panutan bartender dan mixologist dunia. Sebuah cocktail bar Gimlet di Barcelona yang dibukanya pada tahun 1979 menjadi awal karirnya. Itulah wujud impian pertamanya. Kemudian disusul Dry Martini bar di Madrid dan San Sebastian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak usia 5 tahun ia sudah rajin mengamati sebuah bodega (wine bar) yang ada di depan rumahnya. Dari situlah ia mengamati pekerjaan mencampur minuman yang dilakukan oleh bartender. Juga cara mereka melayani tamu-tamunya.

Kecintaannya akan mixologist kini membuahkan hasil. Kini hari-harinya disibuki dengan jadwal padat sebagai pembicara, konsultan berbagai forum dan acara cocktail bertaraf internasional. Seperti Londan Bar Show, Barzone di Berlin, konsultan Four Seasons Tokyo dan Cavellieri Hilton di Roma.

Selain itu sejumlah brand dunia juga menggunakan jasanya sebagai konsultan untuk menciptakan minuman khusus. Seperti Nespresso, Ferari, Lindt Chocolate dan San Miquel Beer. 'Minuman selalu hadir di saat istimewa. Setiap minuman memiliki karakter. Karenanya harus diracik khusus sesuai situasi saat menikmatinya,' demikian tuturnya di sela-sela Cocktail Dinner yang dihelat di Sundara Four Seasons Jimbaran pekan silam.

Setiap karakter produk yang jadi kliennya akan dimunculkan dalam minuman istimewa. Demikian juga yang dilakukan pada pesta-pesta selebriti Hollywood. Seperi Madonna, Shakila, Harrison Ford dan sederetan sederetan selebriti dunia yang jadi pelanggannya.

Tiap detil cocktail dan mocktail yang diraciknya juga dihasilkan dengan kecermatan yang prima. Mulai dari gelas, campuran cairan alami yang khusus diciptakan hingga es batu yang dipakai. 'Orang sering melihat es batu sebagai hal sepele dalam minuman. Bagi saya es batu punya peran penting karenanya harus dibuat dengan standar khusus,' tuturnya dengan mimik serius.

Kepekaannya akan produk alami juga membuatnya selalu memakai bahan segar dan alami yang ada di sekitarnya. Dengan perusahaan yang didirikan kini ia memproduksi cairan alami sebagai pencampur minuman, rangkaian gelas berkualitas untuk penyajian cocktail.

Sebagai konsultan di Sundara, Four Seasons Jimbaran, Javier de Las Muelas juga bereksplorasi dengan bahan alami dan eksotik dari Bali. Di resto yang berhadapan dengan pantai ini, ia meracik minuman dengan kelapa, jeruk, markisa dengan sentuhan khas pulau dewata.

Semua staf dilatihnya dengan tingkat kemampuan yang sesuai dengan standarnya sehingga di manapun minuman diracik akan memiliki kualitas yang sama. Selain cocktail, ia juga meraik mocktail. 'Karena minuman mewakili emosi karenanya harus diracik dengan tepat sesuai dengan suasana hati,' tegas pria yang selalu cermat mencicipi setiap racikan minumannya.

Kini sederetan cocktail andalannya bisa dinikmati di Sundara yang jadi distinasi di Asia kedua setelah Tokyo. Pria yang sukses membuat mixology sebagai salah satu bisnis ini masih menyimpan impiannya. 'Saya ingin punya perusahaan yang berhubungan dengan baju dan perlengkapan rumah dengan sentuhan alami dan istimewa,' tutupnya mengakhir perbincangan dengan detikfood.

(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads