Tingkat obesitas di Amerika Serikat yang semakin tinggi membuat konsumen berpikir dua kali sebelum membeli camilan cokelat. Sebuah studi menyatakan pencantuman manfaat kesehatan kakao yang dikombinasikan dengan pengangkatan varian rendah kalori dan lemak bisa meningkatkan penjualan.
Selain itu, permintaan cokelat yang bisa memenuhi kebutuhan orang dengan diet khusus juga meningkat. Beberapa produsen makanan memproduksi cokelat bebas gluten dan gula, atau menambahkan bakteri probiotik untuk membantu kesehatan pencernaan dan keseluruhan tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βAdanya peningkatan kesadaran akan tingkat obesitas di Amerika sangat mempengaruhi permintaan camilan cokelat. Karenanya banyak produsen yang mengembangkan konsep baru dan meluncurkan cokelat sehat yang rendah lemak,β tutur Francisco Redruello, selaku analis industri senior Euromonitor International di London.
Nestle Amerika mengatakan produk coklat rendah kalori yang mereka luncurkan tahun 2011 adalah satu produk dengan penjualan terbaik. Setahun kemudian, Hershey Co meluncurkan Simple Pleasure, produk cokelat dengan kandungan lemak sepertiga lebih sedikit dari milk chocolate lainnya terbukti laku keras.
Selain cokelat rendah kalori, banyak masyarakat juga mulai meninggalkan varian milk chocolate. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh lembaga riset global bernama Mintel memperlihatkan konsumen Amerika Serikat mulai berpindah dari varian milk chocolate ke dark chocolate yang dianggap mengandung lebih banyak manfaat kesehatan.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN