Permintaan Dark Chocolate Terus Meningkat di Amerika

Permintaan Dark Chocolate Terus Meningkat di Amerika

- detikFood
Jumat, 07 Jun 2013 09:23 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Konsumsi cokelat di kalangan masyarakat Amerika menurun. Karena peningkatan kesadaran akan kesehatan. Sebaliknya, permintaan produk cokelat sehat makin meningkat. Konsumen pun mulai berlaih mengonsumsi dark chocolate.

Tingkat obesitas di Amerika Serikat yang semakin tinggi membuat konsumen berpikir dua kali sebelum membeli camilan cokelat. Sebuah studi menyatakan pencantuman manfaat kesehatan kakao yang dikombinasikan dengan pengangkatan varian rendah kalori dan lemak bisa meningkatkan penjualan.

Selain itu, permintaan cokelat yang bisa memenuhi kebutuhan orang dengan diet khusus juga meningkat. Beberapa produsen makanan memproduksi cokelat bebas gluten dan gula, atau menambahkan bakteri probiotik untuk membantu kesehatan pencernaan dan keseluruhan tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Euromonitor, perusahaan riset pasar konsumen internasional ribuan produk cokelat sehat yang dijual di Amerika Serikat meningkat 5 persen di tahun 2012, mengalahkan penjualan produk cokelat secara keseluruhan. Mereka memperkirakan pada tahun 2013 angka penjualan semakin meningkat dan mulai banyak produsen yang memperkecil ukuran camilan cokelat.

β€œAdanya peningkatan kesadaran akan tingkat obesitas di Amerika sangat mempengaruhi permintaan camilan cokelat. Karenanya banyak produsen yang mengembangkan konsep baru dan meluncurkan cokelat sehat yang rendah lemak,” tutur Francisco Redruello, selaku analis industri senior Euromonitor International di London.

Nestle Amerika mengatakan produk coklat rendah kalori yang mereka luncurkan tahun 2011 adalah satu produk dengan penjualan terbaik. Setahun kemudian, Hershey Co meluncurkan Simple Pleasure, produk cokelat dengan kandungan lemak sepertiga lebih sedikit dari milk chocolate lainnya terbukti laku keras.

Selain cokelat rendah kalori, banyak masyarakat juga mulai meninggalkan varian milk chocolate. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh lembaga riset global bernama Mintel memperlihatkan konsumen Amerika Serikat mulai berpindah dari varian milk chocolate ke dark chocolate yang dianggap mengandung lebih banyak manfaat kesehatan.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads