Menurunkan berat badan agak sulit dilakukan banyak orang. Namun berbeda dengan CEO restoran siap saji ini. Ia kehilangan 20 kg berat badan dalam waktu yang singkat. Kini tubuhnya menjadi lebih bugar dan langsing.
Seperti dikabarkan Daily News (30/5/2013), Don Thompson yang menjabat sebagai CEO McDonald's Corp's di New York berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 20 kilogram selama satu tahun. Penyataan inipun ia ungkapkan saat acara konferensi Sanford Bernstein, pada hari Rabu kemarin.
Konon, setiap hari Thompson menjalankan kegiatan seperti biasanya, tanpa merubah kebiasaan makannya di McDonald's. Beberapa pertanyaanpun muncul mengenai kualitas sajian hidangan di restorannya terkait angka obesitas yang kian meningkat di Amerika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketidakjelasan mengenai diet yang dijalankan, membuat banyak orang jadi bertanya-tanya. Apalagi makanan cepat saji sering menghadapi kritikan pedas karena dianggap jadi penyebab meningkatnya angka obesitas.
Dengan penurunan berat badannya sebenarnya Thompson ingin menunjukkan bahwa beberapa tahun terakhir McDonald's telah meluncurkan pilihan menu sehat. Seperti salad, daging ayam, telur dan sandwich yang tersaji untuk sarapan. Mungkin menu inilah yang ia makan setiap hari di McDonald's.
Saat konferensi Sanford Bernstein, Thompson juga mengatakan bahwa McDonalds memiliki 34.000 kedai yang berlokasi di seluruh dunia. Bahkan banyak orang yang lebih suka berkunjung ke McDonalds.
Meskipun begitu, Thompson mengaku jika penjualan salad sayuran tidak tinggi seperti menu lainnya. Hanya dua persen hingga tiga persen saja, meski pemasaran menu inipun dilakukan dengan gencar. Namun ia percaya masih ada cara lain untuk menawarkan menu sehatnya, yaitu dengan menggabungkan buah-buahan dan sayuran menjadi menu yang lezat.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN