Inggris Larang Gerai Makanan Layani Takeaway Usai Jam Sekolah

Inggris Larang Gerai Makanan Layani Takeaway Usai Jam Sekolah

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Jumat, 31 Mei 2013 14:32 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Amerika Serikat, India dan Inggris sudah mulai memerangi angka obesitas. Berbagai carapun dilakukan untuk mengatur pola makan. Termasuk jajanan sepulang sekolah.

Angka obesitas di Slaford, Inggris cukup tinggi. Hal ini terjadi karena banyak dari mereka yang membeli makanan secara takeaways atau dengan dibungkus untuk dibawa pulang. Pasalnya makanan ini sering dikonsumsi sebagai makanan selingan dan bisa dimakan dimana saja.

Karena itu pemerintah sekitar mengeluarkan aturan baru. Gerai makanan yang melayani takeaway di dekat sekolah seperti rumah kebab, chip shops dana makanan cepat saji, tidak boleh melayani takeaway pada pelanggan termasuk orang dewasa. Gerai inipun hanya boleh melayani takeaway sebelum jam lima sore atau sebelum jam pulang sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikabarkan Daily Mail (30/5/2013), Margaret Morris selaku asisten Walikota Salford mengatakan bahwa, β€œKami berpikir mereka harus melayani makanan sebelum jam lime sore, terutama untuk gerai yang berlokasi dekat sekolah. Karena anak-anak harus konsumsi makanan sehat.”

Prioritas utama dari peraturan ini guna membantu mengurangi angka obesitas di kalangan anak-anak. β€œMeskipun kami tidak dapat mengontrol makanan yang dijual, namun kami pesimis perusahaan akan menawarkan alternatif makanan sehat sehingga orang memilik banyak pilihan makanan yanag ingin dinikmati.” tambah Morris.

Di tahun lalu pejabat Scalford mengumumkan aturan mengenai larangan pesan makanan secara takeaway melalui telepon dan menjual es krim di dekat sekolah. Namun pada kebijakan baru justru berlaku untuk kedai yang melayani takeaway tidak terkecuali restoran cepat saji dengan brand terkenal.

Pasalnya penjualan keripik yang umum dibungkus dan dibawa pulang dimasak dengan cara yang tidak benar. Sayangnya banyak orang tua yang memberikan makanan ini untuk anak-anaknya. Tak heran jika berat badannya makin bertambah.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads