Mau Mampir? Di Resto Ini Bisa Makan di Samping Kuburan

Mau Mampir? Di Resto Ini Bisa Makan di Samping Kuburan

Flora Febrianindya - detikFood
Senin, 27 Mei 2013 15:55 WIB
Foto: Top 10 List / Artistic Inclination
Jakarta - Mau menguji nyali? Mampirlah ke New Lucky Restaurant, India. Ada pemandangan tak lazim sekaligus bikin ngeri. Kalau biasanya interior restoran jadi sisi unik, restoran ini justru bikin penasaran karena ada kuburan di tengah-tengahnya!

Restoran New Lucky tak cuma dikenal akan menu-menu ringan seperti teh susu dan juga roti yang disukai warga India. Tempat ini juga populer karena keberadaan kuburan di dalamnya. Kuburannya tak diletakkan sembunyi-sembunyi, namun persis di antara kursi dan meja yang diduduki tamu.

Seperti dimuat dalam situs Oddity Central, restoran ini memang dibangun di atas kuburan. Restoran yang terletak di kawasan Ahmedabad, India ini didirikan oleh dua pria bernama Mohammed dan juga Krishan Kutti Nair. Lokasinya yang tak lazim dikabarkan karena terbatasnya lahan di India, sementara populasinya sangat tinggi. Karenanya, satu jenis lahan bisa dimanfaatkan untuk beberapa tujuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sini, kotak-kotak kuburannya diberi cat warna hijau terang. Adanya kuburan juga tak membuat pengunjungnya jadi menghindar ataupun ketakutan. Seperti terlihat dalam video di situs Oddity Central, para pengunjung justru menikmati sajiannya sebagaimana berada di restoran lain seolah tak ada hal yang aneh di sekelilingnya.

Menurut Krishan Kutti Nair, adanya kuburan tersebut juga tak pernah jadi masalah. "Kuburan tersebut adalah pertanda keberuntungan. Usaha kami menjadi lebih baik karena hal itu," kata Nair pada situs Associated Press. Iapun mengaku tak berencana untuk memindahkan kuburan ataupun restorannya. Tiap pagi, ia juga rajin membersihkan kuburan serta menaburi dengan bunga segar.

Pria ini juga tak tahu persis, jasad siapakah yang dikubur dalam kuburan tersebut. Menurut cerita yang beredar, kuburan tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir para sufi yang hidup di abad 16.

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads