Slurp... Dingin-dingin Manis Segar iPhone 5!

Slurp... Dingin-dingin Manis Segar iPhone 5!

- detikFood
Rabu, 22 Mei 2013 11:27 WIB
Foto: Weibo
Jakarta - Tampaknya tak ada yang tak mungkin di China. Segala benda ada imitasinya, termasuk gadget teranyar iPhone 5. Namun, iPhone 5 yang ini berbeda karena dikemas dalam bungkus plastik dan disimpan di freezer!

Produk keluaran Apple Inc. selalu menarik perhatian para pecinta teknologi. Bisa memiliki gadget dengan embel-embel 'i' atau 'Mac' menjadi kebanggaan tersendiri, apalagi produk terbaru seperti iPhone 5.

Desas-desus tentang kecanggihan iPhone 5 sudah jauh terdengar sebelum peluncuran resminya pada September 2012. Sebagian mata mengarah ke China yang dikenal sebagai produsen gadget palsu terbesar dunia. Tak jarang produk imitasi mereka keluar lebih dulu daripada produk aslinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanya, ketika pertengahan April 2012 lalu sudah muncul produk berlabel iPhone 5 di China, para pecinta gadget terkejut. Pasalnya, benda ini dibungkus kemasan plastik bergambar iPhone, pir, dan mangga. Tampak tulisan 'The iPhone 5 which is delicious fashion and fruit flavor appears' di bawah tulisan iPhone 5.

Olala... Ternyata benda ini adalah es krim! Bentuknya tak mirip iPhone, melainkan seperti logo Apple. Warnanya putih dengan bagian tengah kuning. Es krim batangan dengan stik ini memiliki rasa pir dan mangga, bukan apel. Namun, menurut seorang pemilik toko es krim di Cina, rasanya biasa saja.

Tampaknya produk buatan Doshi Ice Cream ini cukup populer di China, mengingat banyak yang mengirimkan gambarnya ke Weibo, jejaring sosial di negara tersebut. Menurut situs Sina (04/07/12), harganyapun jauh lebih murah dibanding iPhone 5 aslinya, yakni hanya 1 yuan (Rp 1.600).

Apakah hal ini termasuk pelanggaran hak cipta? "Pendaftaran merek dagang berkaitan dengan banyak area. Jika Apple tidak mendaftarkan merek dagang iPhone di sektor makanan, maka produksi es krim iPhone 5 bukan pelanggaran hak cipta," ujar seorang staf Biro Industri dan Perdagangan Shenyang, China, kepada situs Sina.

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads