Uni Eropa Larang Restoran Sajikan Minyak Zaitun Dalam Mangkuk

Uni Eropa Larang Restoran Sajikan Minyak Zaitun Dalam Mangkuk

- detikFood
Senin, 20 Mei 2013 18:03 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sebelum menyantap hidangan utama, banyak restoran menawarkan appetizer berupa potongan roti yang dicelupkan dalam minyak zaitun. Kini Uni Eropa memutuskan minyak zaitun harus dimasukkan dalam botol higienis.

Mulai 1 Januari 2014, restoran di seluruh Eropa dilarang menyajikan minyak zaitun pada pelanggan dalam mangkuk atau gelas kecil. Sebagai gantinya, mereka harus menggunakan botol bersegel khusus yang tidak bisa diisi ulang, sehingga saat satu botol habis harus langsung dibuang.

Lebih dari 70 persen minyak zaitun dunia di produksi di Uni Eropa. Namun, banyak yang khawatir produk tersebut rentan terhadap pemalsuan. Produk minyak zaitun murah seringkali dijual dalam harga mahal dari beberapa daerah penghasil zaitun di Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini dibuat untuk meningkatkan kehigienisan dan menghindari pemalsuan minyak zaitun yang banyak beredar. β€œKami hanya ingin melindungi para pelanggan. Kami memperjelas bahwa para pengunjung akan mendapatkan minyak zaitun kualitas tinggi sepadan dengan yang mereka bayar,” tutur Olivier Bailly selaku juru bicara Uni Eropa kepada Daily Mail (20/05/2013).

Komisi tersebut menyatakan proposal ini sudah didukung oleh 15 dari 27 pemerintah negara anggota Uni Eropa. Peraturan ini juga disetujui beberapa negara penghasil minyak zaitun yaitu Italia, Yunani, Spanyol, Portugal yang sedang mengalami krisis Euro.

Uni Eropa sebelumnya mengeluarkan beberapa aturan yang cukup kontroversial. Uni Eropa mengeluarkan aturan standar bentuk dan ukuran 36 tipe buah dan sayuran termasuk curvy cucumbers dan pisang yang boleh dijual di supermarket. Peraturan ini akhirnya dihapus pada Juli 2009.

Selain itu, negara Kroasia baru-baru ini mendapatkan ultimatum untuk menghapus dessert wine tradisionalnya bernama Prosek jika ingin bergabung dalam Uni Eropa. Hal ini dilakukan karena terdapat kemiripan dengan wine asal Italia bernama Prosseco.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads