Kementerian Keamanan Masyarakat China, telah menindak keras mengenai pelanggaran keamanan pangan yang sudah terjadi. Merekapun telah menyelidiki lebih dari 380 kasus keamanan pangan dan sekitar 904 orang ditetapkan sebagai tersangka
Seperti diberitakan Huffington Post (5/5/2013), diantara para tersangka yang ditahan, ada sekitar 63 orang yang diduga membeli daging rubah dan tikus. Kemudian daging yang belum diuji kualitasnya ini diolah dengan zat aditif dan dijual dengan label daging kambing. Umumnya daging palsu ini dijual ke provinsi Jiangsu dan Shanghai, China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahkamah Agung di China mengatakan bahwa yang termasuk tindakan kejahatan keamanan pangan, adalah makanan yang bercampur bahan kimia hingga menyebabkan konsumen meninggal dunia, penipuan pada label daging. Juga kontaminasi pada makanan bayi yang menyebabkan kekurangan gizi pada anak.
Berdasarkan laporan Mahkamah Agung, tahun 2010-2012 sebanyak 2.088 orang dituntut dalam kasus keamanan pangan. Jumlahnya berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Seperti tahun 2012 ada sekitar 861 kasus keracunan makanan, angka kasus ini lebih besar dibanding tahun 2010 yang hanya 80 kasus.
βKasus seperti ini sangatlah serius dan menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Merekapun perlu dihukum berat.β ujar Pei Xianding, Hakim Makhamah Agung di China, seperti dikutip Huffington Post.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN