Blue Stilton pertama kali diproduksi pada tahun 1730 dan nama Stilton merujuk pada nama desa di Inggris tempat keju ini pertama kali diproduksi. Jamur kebiruan yang tumbuh di keju ini memberikan aroma asam khas dan tekstur keju yang creamy.
Karena dipandang terhormat, Blue Stilton merupakan satu-satunya varian keju Inggris yang dilindungi hak paten. Stilton hanya boleh dibuat dari susu sapi pasteurisasi di Derbyshire, Nottinghamshire dan Leicestershire.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahli keju memperingatkan jika trend ini terus berlanjut maka Blue Stilton yang telah diproduksi di Inggris selama hampir 300 tahun hanya akan tersedia untuk mancanegara. Saat ini The Co-operative Inggris membuat sebuah gerakan bernama SOS - Save Our Stilton untuk menyelamatkan karakteristik Blue Stilton yang unik.
βKeju ini adalah bagian dari sejarah Inggris. Kami tidak mungkin hanya berdiam diri dan membiarkannya punah karena orang yang menyukai keju ini semakin bertambah tua,β tutur Mark Cloudy selaku pembeli keju Co-operative kepada Daily Mail (26/04/2013).
Ia menambahkan saat ini banyak anak muda yang menghindari konsumsi keju ini karena jamur di permukaan keju yang dianggap tidak menarik. Ironisnya, walaupun popularitas menurun di Inggris, keju ini dianggap mewah di Eropa dan Amerika. Para penggemar Blue Stilton berani merogoh kocek Β£30 atau sekitar Rp 450.000 per kilogram, tiga kali lipat dari harga jual di Inggris.
The Co-operative, yang secara aktif mendukung produsen keju Inggris memanggil beberapa selebriti chef untuk bergabung dalam kampanye mereka. Chef ternama seperti Jamie Oliver dan Heston Blumenthal juga akan membuat resep menggunakan keju Stilton.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN