Pria Ini Ditahan Karena Mengutil Sampel Makanan Gratis

Pria Ini Ditahan Karena Mengutil Sampel Makanan Gratis

- detikFood
Selasa, 23 Apr 2013 08:01 WIB
Foto: Delish
Jakarta - Di supermarket sering ditawarkan beragam sampel makanan yang bisa dicicipi gratis, sebagai promosi perkenalan produk baru. Mencicipi sampel ini boleh-boleh saja, tetapi jika mengambil sampelnya terlalu banyak apakah wajar?

Erwin Lingitz melayangkan gugatan karena dirinya dipukuli oleh polisi setelah terlalu banyak mengambil sampel makanan pada tahun 2010. Menurut Star Tribune, pria berusia 68 tahun asal Minnesota, Amerika Serikat ini mengaku dirinya ditendang dan dipukuli oleh petugas polisi yang menuduhnya mengutil.

Pada saat itu, Lingitz mengambil sampel gratis yang ditawarkan supermarket Cub Foods untuk istrinya yang sedang menunggu di dalam mobil. Ia mengantongi 635 gram sosis dan daging sapi, serta 14 sampai 16 bungkus kecap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, seorang penjaga keamanan mengikutinya keluar dan menuduhnya mengutil. Petugas polisi di tempat kejadian pun menendang kepala dan tulang rusuknya.

Laporan polisi menunjukkan, Lingitz ditangkap dan dibawa ke penjara wilayah Ramsey. Laporan tersebut juga menuduh Lingitz melakukan perlawanan saat ditangkap. Sebuah foto yang menyertai gugatan Lingitz, memperlihatkan matanya yang berwarna hitam, hidungnya yang luka dan kepalanya yang memar.

Perwakilan supermarket, Mike Siemienas, mengatakan bahwa gugatan Lingitz palsu dan perusahaan akan mempertahankan diri melawan Lingitz di pengadilan. Masih menurut Siemienas, Lingitz tidak kooperatif saat ditanya oleh penjaga keamanan.

β€œOrang yang masuk akal tidak akan mengisi dua tasnya dengan daging sampel seberat 635 gram dan keluar toko begitu saja,” ujar Siemienas.

(flo/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads