Sebanyak 60 partisipan dengan data otak dan klinis sama menjalani scan otak dengan MRI. Mereka juga melaporkan tingkat konsumsi alkohol, kehilangan kendali akibat minum alkohol, dan keikutsertaan dalam olahraga aerobik.
Peneliti lalu memeriksa kaitan antara olahraga, alkohol, dan dampaknya terhadap area otak yang disebut white matter. White matter adalah sel-sel syaraf yang mengirimkan informasi antara bagian-bagian otak berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada Daily Mail (16/04/13), Dr Susan Tapert dari University of California menjelaskan lebih lanjut mengenai hubungan antara olahraga, alkohol, dan white matter.
"Pada orang yang jarang berolahraga aerobik, minum alkohol berlebihan terkait dengan buruknya kesehatan white matter. Namun, bagi orang yang sering berolahraga, hubungan antara alkohol dan kesehatan white matter tak begitu kuat," ujar wanita yang berprofesi sebagai profesor psikiatri ini.
Sebelumnya diketahui bahwa olahraga aerobik dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif. Jenis olahraga ini juga melindungi white matter dari kerusakan akibat penuaan dan beberapa jenis penyakit.
"Namun, kami belum tahu apakah olahraga melindungi dari kerusakan akibat alkohol atau berhubungan dengan kesehatan otak," ujar Tapert.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN