Semangkuk Mie Instan Memberi Nutrisi dan Identitas Lokal

Ulasan Khusus: Mie Instan

Semangkuk Mie Instan Memberi Nutrisi dan Identitas Lokal

- detikFood
Selasa, 16 Apr 2013 07:26 WIB
Foto: www.fivecentstencents.com
Jakarta - Nama mie instan bahkan produsennya telah menjadi bagian identitas bangsa Indonesia. Bukan hanya jadi bagian menu sehari-hari, mie instan Indonesia juga mendapat tempat di pasar global. Bahkan mendapatkan ranking sebagai mie instan terenak.

'Dari Sabang sampai Merauke...', jingle iklan sebuah produk mie instan ini mencerminkan kepopuleran mie instan di seluruh Indonesia, mengalahkan ikon kuliner lokal. Orang Indonesia lebih kenal mie instan dibandingkan dengan beragam makanan tradisional.

Praktis, enak dan harganya terjangkau. Itulah penyebab mie instan sukses menjadi menu hampir semua rumahtangga di Indonesia. Tak berlebihan karena produksinya mencapai 14.5 milyar bungkus per tahun (Food Bussiness Review 2012), kedua terbesar setelah China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keunggulan lain, mie instan Indonesia punya rasa lokal yang unik sehingga tiap daerah bisa melestarikan rasa lokalnya. Belum lagi besarnya kemasan pun disesuaikan dengan porsi makan orang Indonesia.

Kepopuleran mie instan juga tak kalah kuat dengan pendapat banyak orang bahwa mie instan tidak menyehatkan. Mie instan dicurigai mengandung sejumlah zat berbahaya, pemicu obesitas, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.

Dalam Ulasan Khusus kali ini detikfood akan mengajak Anda melihat mie instan sebagai bagian nutrisi bangsa. Mulai dari sejarah, proses pembuatan, cara memasak, cara penyajian hingga kualitas nutrisinya. Termasuk pendapat para ahli nutrisi tentang mie instan.

Apakah mie instan menyehatkan? Baikkah mie instan dimakan tiap hari? Bagaimana menyajikan mie instan yang benar dan kaya nutrisi? Nutrisi apa saja yang diebrikan oleh sebungkus mie instan. Semuanya akan detikfood paparkan untuk Anda. Slruup!


(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads