Dari 3500 makanan yang disajikan di 41 restoran, hanya 3% yang memenuhi standar gizi sesuai dengan ketetapan sebuah organisasi advokasi, Center for Science in the Public Interest (CSPI).
50% dari makanan yang diteliti ternyata bernilai lebih dari 600 kalori. Jumlah ini disumbangkan dari 78% minuman ringan dan 73% dari metode masak dengan menggoreng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βSebagian besar restoran nampaknya terjebak dalam masalah penyajian, karena mereka menyuguhkan makanan yang sama, seperti chicken nugget, burger, makaroni keju, kentang goreng dan soda," ungkap Wootan.
Dalam rangka memenuhi standar CSPI, makanan anak-anak tidak boleh mengandung lebih dari 430 kalori (termasuk 35% kalori dari lemak dan 10% kalori dari lemak jenuh/lemak trans), 35% gula tambahan dan 770 mg sodium.
Selain itu, CSPI menyarankan agar makanan yang disajikan mengandung setidaknya setengah porsi buah atau sayur, 51% biji-bijian, atau vitamin dan serat tertentu.
Standar dari National Restaurant Association menyarankan hal yang sama, namun memperbolehkan nilai kalori yang lebih tinggi. Dari 19 restoran (termasuk Popeyes dan Carlβs Jr.), tidak ada satu pun menu yang memenuhi standar CSPI. Hanya ada 9 restoran yang memenuhi standar kriteria dari National Restaurant Association.
Meskipun demikian, ada beberapa perbaikan yang telah dicapai oleh restoran penyedia makanan anak-anak dalam beberapa tahun ini. Di 2008, hanya 1% makanan yang memenuhi standar nutrisi CSPI. Persentase makanan yang memenuhi kriteria batas aman sodium menurut CSPI, meningkat 15% pada tahun 2008, dan 34% pada tahun 2012.
Untuk membuat makanan lebih bergizi, CSPI merekomendasikan agar restoran yang menyajikan menu untuk anak-anak menyajikan lebih banyak pilihan sayur dan buah, lebih banyak makanan terbuat dari biji-bijian. Menu soda atau minuman manis lainnya sebaiknya disingkirkan dari menu makanan.
(/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN