Berkuah Bening dengan Isian Daging dari Bumi Parahyangan

Ulasan Khusus: Soto Nusantara

Berkuah Bening dengan Isian Daging dari Bumi Parahyangan

- detikFood
Selasa, 02 Apr 2013 15:26 WIB
Foto: gastronomy-aficionado
Jakarta - Selain batagor, mie kocok, dan surabi, Bandung juga punya racikan soto yang tak kalah unik dan enak. Kuahnya bening dengan isian daging dan lobak plus taburan kacang kedelai goreng. Rasanya makin enak dengan tambahan air jeruk nipis dan sambal rawit.

Sekilas penampilan hidangan ini lebih terlihat seperti sup ketimbang soto. Tapi, jangan tertipu, kuah bening khas soto ini mempunyai citarasa yang gurih segar. Dinikmati selagi hangat, hirupan kuah bersama isiannya membuat satu mangkuk soto Bandung saja terasa kurang.

Tidak sulit mencari penjual hidangan khas ini di Bandung, mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran punya menu ini. Tapi, untuk Anda penikmat sejati hidangan ini pasti sudah mengenal nama Soto Ojolali, restoran ini sudah berdiri sejak tahun 1940-an dan menjadi restoran Soto Bandung tertua di Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sama seperti soto khas Indonesia lainnya, soto Bandung menggunakan bumbu komplit. Bumbu seperti bawang putih, daun salam, lengkuas, jahe, merica bubuk, garam, dan gula pasir dimasukkan kedalam rebusan daging dan kaldu sapi. Dagingnya sedikit berlemak sehingga kenyal gurih saat dikunyah.

Dua isian khas dari soto Bandung adalah potongan daging, beberapa irisan an tipis lobak, dan taburan kacang kedelai goreng. Biasanya untuk rasa yang lebih gurih dan segar, para penjual soto menambahkan irisan tomat, seledri dan bawang goreng.

Banyak penjual soto Bandung juga menawarkan berbagai pilihan makanan pelengkap untuk disantap bersama soto. Seperti perkedel, tempe goreng, dan kerupuk. Juga nasi putih hangat atau lontong. Lazimnya keduanya disajikan terpisah.

Saat semangkuk soto Bandung yang hangat mengepul disajikan, jangan keburu disantap. Tambahkan sambal dan sedikit air jeruk nipis ke dalam soto lalu aduk perlahan. Perpaduan kuah gurih segar, lobak lembut, daging empuk, dan kedelai renyah menjadikan satu suapan yang nikmat! Raos pisan euy!

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads