Calon Pengantin di Jerman Wajib Jalani Tradisi Pecah Piring

Calon Pengantin di Jerman Wajib Jalani Tradisi Pecah Piring

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Sabtu, 30 Mar 2013 13:47 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Piring tak selalu digunakan untuk wadah makanan. Di Jerman, piring justru digunakan untuk sengaja dipecahkan. Ritual pranikah ini membutuhkan ribuan piring yang diangkut dengan truk atau mobil bak dengan sengaja dipecahkan.

Menurut ibreakplates.com, tradisi memecahkan piring yang dilakukan oleh masyarakat Jerman ini, merupakan sebuah tradisi yang dianggap bagian dari ekspresi emosi dan sukacita. Umumnya piring yang akan dipecahkan ini berbahan keramik.

Tidak hanya itu, tradisi memecahkan piring ini juga diyakini, agar para pasangan pengantin dapat melalui semua cobaan yang akan dihadapinya nanti. Sampai sekarang, ritual memecahkan piring masih dilakukan oleh para calon pengantin di Jerman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ada juga yang meyakini, tradisi kuno ini dilakukan ketika ada anggota keluarga yang meninggal guna mematahkan siklus kematian dalam keluarga. Keyakinan lainnya, tradisi ini dilakukan saat acara bahagia, untuk menipu roh jahat yang menyukai kekerasan.

Ada pula yang melakukan tradisi ini saat satu malam sebelum prosesi pernikahan. Biasanya para tamu datang ke rumah calon pengantin wanita dengan membawa piring, dan cangkir keramik, untuk dihancurkan d idepan pintu sebelum masuk ke dalam rumah. Tiap pecahan piring dan cangkir ini dianggap membawa keberuntungan.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads