Uniknya Sajian Tradisional Paskah dari Italia hingga Meksiko

Uniknya Sajian Tradisional Paskah dari Italia hingga Meksiko

Fitria Rahmadianti - detikFood
Rabu, 27 Mar 2013 18:32 WIB
Uniknya Sajian Tradisional Paskah dari Italia hingga Meksiko
Foto: Thinkstock
Jakarta - Hari besar agama biasanya tak terlepas dari hidangan khas dan tradisi yang menyertainya. Seperti Paskah yang akan datang sebentar lagi. Negara yang warganya mayoritas beragama Kristen seperti Amerika, Italia, Meksiko, dan Prancispun masing-masing punya tradisi Paskah unik.

Umumnya, Paskah dirayakan dengan bersantap siang bersama keluarga atau menghias telur bagi anak-anak. Namun, di belahan dunia lain, warganya punya cara tersendiri untuk memperingati momen Hari Kebangkitan ini. Berikut daftarnya, seperti disusun The Daily Meal (18/04/11):

1. Amerika Serikat

Foto: Thinkstock
Ham (daging paha babi), hot cross buns (roti kismis), buncis, asparagus, dan cake berbentuk kelinci adalah contoh hidangan tradisional Amerika saat Paskah. Menghias dan mencari telur Paskah juga umum dilakukan. Secara umum, Paskah di Negeri Paman Sam adalah hari yang penuh warna dan banyak diisi dengan kegiatan anak-anak.

2. Italia

Foto: Thinkstock
Di Italia, Paskah atau Pasqua dirayakan mulai dari Jumat Agung sampai Senin setelah Paskah (Pasquetta). Di hari Minggu Paskah, orang Italia di Sicily biasa memasak daging domba dengan red wine serta roti sweet rolls. Sementara itu, orang Roma membuat kentang dengan rosemary dan prosciutto pizza. Warga Tuscany tak ketinggalan menyiapkan chicken liver pate dan lasagna.

3. Meksiko

Foto: Thinkstock
Perayaan Paskah di Meksiko dilakukan sepanjang minggu, biasanya disebut Semana Santa atau Holy Week. Namun, khusus hari Minggu Paskah, warga Italia merayakannya dengan tenang. Bersama keluarga, mereka menyantap hidangan yang terbuat dari sup ikan atau udang serta labu kering dengan keju dan tomat. Untuk pencuci mulut ada capirotada, puding roti dengan susu, keju, kacang tanah, dan kismis.

4. Prancis

Foto: Thinkstock
Tradisi Paskah orang Prancis konon dimulai pada masa Napoleon. Waktu beristirahat di kota Bessieres, Napoleon menyantap omelet yang sangat lezat. Iapun memerintahkan warga kota untuk mengumpulkan telur dari seluruh kota. Napoleon lalu meminta dibuatkan omelet raksasa untuk pasukannya bersantap keesokan harinya.
Hingga kini, memasak telur dadar raksasa masih menjadi tradisi Paskah di Prancis. Selain hidangan tersebut, adapula daging domba dengan spring beans dan bermacam-macam cokelat mungil.
Halaman 2 dari 5
(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads