Restoran Ini Peroleh Pasokan Bahan Makanan dari Vertical Farm

Restoran Ini Peroleh Pasokan Bahan Makanan dari Vertical Farm

- detikFood
Rabu, 20 Mar 2013 16:00 WIB
Foto: Daily Mail
Jakarta - Sulitnya menemukan lahan untuk menanam sayuran di Inggris membuat restoran-restoran harus mengandalkan pemasok. Karenanya vertical farm, cara bertanam sayuran dan buah di dinding bangunan restoran tersebut jadi solusinya.

Restoran bernama El Piano yang terletak di York, Inggris berharap penanaman tanaman herbal dan sayuran di lapisan luar dinding restoran berhasil. Tujuannya untuk menggunakan bahan makanan lokal dan ramah lingkungan.

Penanaman tumbuhan di dinding bangunan atau biasa disebut dinding hijau sendiri sudah ada selama berabad- abad, secara tradisional dilakukan. Tujuannya untuk melatih tanaman tumbuh dari tanah agar menutupi seluruh dinding. Tapi, selama beberapa tahun ini sebuah sistem baru berkembang menjadi vertical farm atau menanam sayuran dan buah-buahan dengan lahan dinding tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œKami bisa menghasilkan semua macam tanaman untuk bumbu dan sayuran untuk melengkapi hidangan kami,” tutur Liz Chadwick kepada Daily Mail (20/03/2013). Ia juga menambahkan dinding tersebut akan mengalami self-watering.

Tanaman yang akan ditanam terus dirotasi menurut musim yang cocok. Sistem ini bisa menjadi salah satu solusi untuk keterbatasan lahan di Inggris. Namun, untuk mendapatkan persetujuan menanami dinding luar restoran dengan sayuran tidak semudah yang dibayangkan. Diakui respon pengunjung dan masyarakat sekitar sangat positif.

Buktinya, setelah pengumuman konsep ini semakin banyak orang berkunjung ke restoran tersebut. Magdalena Chavez selaku pemilik restoran El Piano memandang proyek Incredible Edible Walls (IEW) ini adalah langkah positif untuk menanam bahan makanan di lingkungan perkotaan menggunakan sistem vertikal.

β€œKami melihat ini sebagai pergerakan alami baik untuk bisnis maupun kota York. Konsep ini bisa meningkatkan pemikiran dan edukasi untuk masa depan bersamaan dengan pertumbuhan makanan dan keterlibatan komunitas,” tambah Magdalena.Β 

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads