Bakery Ini Ditutup Karena Bohongi Pelanggan Soal Kandungan Gula

Bakery Ini Ditutup Karena Bohongi Pelanggan Soal Kandungan Gula

Flora Febrianindya - detikFood
Jumat, 15 Mar 2013 13:15 WIB
Foto: Inerikas Kitchen
Jakarta - Yang dialami The Butterfly Bakery ini agaknya bisa jadi pelajaran bagi toko roti lain. Pasalnya, The Butterfly Bakery harus ditutup karena tidak konsisten memberi label. Produk yang diklaim bebas gula justru mengandung gula di dalamnya. Akibatnya, toko roti ini akan segera ditutup!

Food and Drug Administration (FDA) Amerika memerintahkan pihak The Butterfly Bakery untuk menutup gerainya. Keputusan tersebut dipicu oleh ditemukannya komposisi yang tidak sama dengan yang tertera pada label. Jika di label tertulis bebas gula, nyatanya setelah diteliti, produk muffin dan kuenya justru mengandung gula.

Toko roti yang terletak di Clifton, New Jersey ini sudah mulai beroperasi sekitar 15 tahun yang lalu. The Butterfly Bakery dikenal akan produk sehatnya yang diklaim aman untuk penderita penyakit tertentu, salah satunya diabetes. Namun FDA justru menemukan jika produk-produk tersebut justru tidak sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenis Muffin No Sugar Added Blueberry Muffins mengandung total lemak lebih banyak dibanding yang tertulis di label. Diakui jika di dalamnya mengandung 3.5 gram total lemak, namun sebenarnya terdapat 9.44 gram total lemak di dalamnya. Begitu juga dengan Double Chocolate Chip Muffins yang mengandung 9.64 gram total lemak, jauh lebih tinggi dibanding yang tertulis di label, 3.5 gram total fat.

Mengklaim diri sebagai produk sehat, investigasi yang dilakukan sejak tahun 2010 ini juga mengungkap jika Butterfly Bakery juga tak menuliskan kandungan susu di dalam produknya. Padahal, susu merupakan salah satu jenis minuman yang banyak menimbulkan alergi.

Dalam rilis yang dikutip dari situs Student News (14/03/2013), FDA menegaskan jika pelanggaran terhadap label makanan akan ditindak tegas. "Perintah ini menunjukkan jika FDA akan melakukan tindakan tegas pada perusahaan yang menyesatkan konsumen. Hingga pihak Butterfly bertemu dengan pihak FDA, toko roti ini tak bisa mendistribusikan barangnya."

(flo/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads