Resto Ini Ditegur Karena Kebanyakan Pakai Istilah Italia

- detikFood Jumat, 22 Feb 2013 13:20 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Penggunaan bahasa di restoran bisa mendatangkan masalah. Seperti yang dialami Buonanotte, sebuah restoran Italia yang terletak di Quebec, Kanada. Pihak restoran ditegur oleh badan bahasa setempat karena terlalu banyak memakai bahasa Italia dan melupakan bahasa Prancis sebagai bahasa lokal.

The Office Quebecois de la Langue Francaise (OQLF) memberi peringatan keras pada salah satu restoran yang terletak di Kanada ini. Menurut OQLF, buku menu yang menggunakan istilah asing haruslah dilengkapi dengan definisi dari bahasa yang digunakan oleh orang lokal.

Seperti dimuat dalam CBC News (20/02/2013), istilah seperti bottiglia, pasta, dan antipasto harus ada arti jelasnya. Hal tersebut dimaksudkan sebagai salah satu cara untuk mempromosikan bahasa Prancis di tempat umum.

Massimo Lecas, pemilik restoran Buonanotte mengaku jika dirinya dikontak OQLF pada 14 Februari lalu. Menurut Lecas, ia diberitahu jika ia terlalu banyak menggunakan bahasa Italia. Diakuinya, ia memang menginginkan menunya mewakili rasa makanan khas Italia, namun pihak OQLF memintanya untuk membubuhkan istilah Prancis.

Bagi Lecas, tak ada yang salah pada penggunaan istilah asing. "Anda tidak pergi ke restoran Yunani dimana kata 'tzatziki' diartikan. Itu menjadi daya tarik tersendiri, kan?," kata Lecas dalam Toronto Sun.

Namun menurut OQLF, yang dilakukan Lecas bukanlah hal yang tepat. "Bahasa lain bisa di dalam menu. Namun intinya adalah tidak boleh jadi mendominasi melebihi Prancis," kata Martin Bergeron, juru bicara OQLF.

(flo/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com