Ternyata Perut Gendut Karena Bir Itu Hanya Mitos!

Ternyata Perut Gendut Karena Bir Itu Hanya Mitos!

- detikFood
Senin, 18 Feb 2013 15:49 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang berpikiran minum bir bisa membuat perut buncit, atau biasa dikenal dengan istilah belly beer. Tetapi, sebuah penelitian oleh seorang ahli nutrisi mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar. Setelah diteliti,ternyata bir mempunyai kalori lebih sedikit dari minuman lainnya.

Ahli nutrisi Dr Kathryn O’Sullivan, yang menulis laporan berjudul Beer & Calories: A Scientific Review percaya bahwa menukar beberapa minuman dengan bir bisa menjadi salah satu cara yang masuk akal untuk berdiet.

Dalam laporan itu dikatakan bir mempunyai kalori lebih sedikit per 100ml daripada wine, minuman alkohol, bahkan jus jeruk. β€œSayangnya bir mempunyai citra minuman yang tinggi kalori dan lemak, hal itu tidak adil,” kata Dr O’Sullivan kepada The Times (18/02/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika Anda minum bir dalam jumlah besar, berat badan akan naik. Hal serupa juga akan terjadi jika mengonsumsi bergalon-galon wine. Dalam laporan tersebut ditegaskan bir mengandung vitamin, serat, antioksidan, dan mineral seperti silikon yang bisa membantu penurunan risiko osteoporosis.

Walaupun, Dr O'Sullivan tidak membantah bukti efek konsumsi alkohol dalam jumlah besar bisa berpengaruh pada peningkatan angka kematian dan kesakitan. Ia berpendapat ada dukungan bukti ilmiah tentang konsumsi bir dalam jumlah normal bisa dihubungkan dengan manfaat kesehatan.

Dr O'Sullivan lebih menyarankan untuk mengatur konsumsi alkohol selama setahun. Masyarakat di Inggris sendiri menghabiskan rata-rata 14 tahun hidup mereka untuk berdiet. Namun, menurut laporan tersebut banyak orang mempunyai pemahaman salah tentang kalori dalam minuman.

Lebih dari setengah orang dewasa Inggris tidak mengetahui berapa banyak kalori yang ada di bir ataupun wine, dan 74 persen menaksir terlalu tinggi kandungan kalori dalam bir. Dr O’Sullivan menyimpulkan bahwa mengganti dua gelas besar wine dengan dua botol bir bisa menghemat 58.240 kalori per tahun.

β€œMengonsumsi bir dalam jumlah normal, hampir sama efeknya dengan wine. Bisa menawarkan banyak vitamin dan mineral penting, selain itu juga melindungi dari tubuh dari sakit jantung, osteoporosis dan diabetes,” kata Dr O’Sullivan kepada Telegraph (18/02/2013).

(flo/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads