'Kidz Breakfast', Menu Sarapan Seberat 4 Kg dengan 6000 Kalori

'Kidz Breakfast', Menu Sarapan Seberat 4 Kg dengan 6000 Kalori

Fitria Rahmadianti - detikFood
Rabu, 06 Feb 2013 16:39 WIB
Foto: Jesters Diner's
Jakarta -

Menu anak di restoran biasanya berporsi kecil. Maklum, lambung anak-anak tak sebesar perut orang dewasa. Namun, rasanya tak akan ada anak yang sanggup menghabiskan menu 'Kidz Breakfast' satu ini. Banyaknya berkali-kali lipat porsi orang dewasa!

Jangan tertipu dengan nama menu 'Kidz Breakfast' yang ditawarkan di restoran Jesters Diner's, Great Yarmouth, Inggris. Alih-alih mendapat sarapan dengan porsi kecil dan bonus mainan, Anda justru akan tercengang melihat sajian besar seberat empat kilogram.

Makanan berprotein dan berkarbohidrat yang serba digoreng dicampurkan di sini. Ada 12 iris bacon, 12 sosis, enam telur mata sapi, empat iris black pudding (sosis darah), dua kentang hash brown, serta omelet kentang dan keju yang terbuat dari delapan telur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hidangan ini juga dilengkapi kentang tumis, jamur, kacang merah, dan tomat. Di pinggir hidangan disusun tiga jenis roti tawar. Ada yang diolesi mentega saja, ada yang dipanggang, adapula yang digoreng. Masing-masing berjumlah empat lembar.

Jumlah kalori hidangan inipun tak main-main, yakni mencapai 6.000 kalori! Angka tersebut setara dengan rekomendasi asupan kalori harian tiga orang dewasa. Mungkin, karena beratnya seperti bayi besar, nama 'Kidz Breakfast' diberikan.

Sejak dijual 18 bulan lalu, ada ratusan 'Kidz Breakfast' yang telah terjual. Martin Smith, pemilik Jesters Diner's, mengaku bisnisnya 'meledak' sejak menu besar tersebut menjadi pemberitaan setahun lalu. Namun, "Hanya satu orang yang sukses menandaskannya: Robert Pinto," ujar Smith kepada BBC (03/02/13).

Sebelumnya, menurut Smith, tak ada yang sanggup menghabiskan bahkan setengahnya saja. "Kami kira ia sekadar orang yang iseng mencoba, seperti yang sudah-sudah," komentar Smith.

Pinto berhasil menandaskan sarapan besar ini hanya dalam waktu 26 menit. "Saya bahkan tak suka sarapan. Saya hanya melakukannya untuk bahan tertawaan," ujar pria dengan tinggi dan berat badan 185 cm/70 kg ini.

Smith membela diri terkait hidangan kontroversial tersebut. "Makanan ini dibuat hanya untuk bercanda, dan 99% masyarakat memahaminya. Saya belum pernah menerima komplain dari satu lembaga kesehatan sekalipun," katanya.

Menurutnya, ia hanya ingin membuat orang-orang senang. "Inilah tantangan sekali seumur hidup," tambahnya. Namun, pendapat berbeda datang dari National Obesity Forum.

"Hal ini sangat tidak bertanggung jawab dan mengirimkan pesan yang salah. Menu tersebut seharusnya dilarang. Anda tak boleh menyantap makanan sebesar bayi kalau ingin sehat. Jika restoran tersebut tidak mau berhenti menyajikannya, kita perlu mendidik pelanggan untuk tidak memakannya," tegas Profesor David Haslam.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads