Lambang Berusia 100 Tahun Milik Toko Biskuit Jerman Hilang Dicuri

Lambang Berusia 100 Tahun Milik Toko Biskuit Jerman Hilang Dicuri

- detikFood
Selasa, 29 Jan 2013 08:50 WIB
Foto: The Local / The Daily Meal
Jakarta - Sebuah toko biskuit bernama Bahlsen di Jerman dikejutkan dengan pencurian salah satu elemen lambang perusahaan yang diletakkan di atas gedung. Lambang itu adalah replika biskuit terpopuler dari Bahlsen yang terbuat dari perunggu berlapis emas.

Selama 100 tahun, sebuah patung perunggu besar berbentuk dua pria muda telanjang yang membawa pretzel besar dan sebuah pahatan bentuk biskuit ditengahnya telah menghiasi pabrik Bahlsen. Sebuah perusahaan biskuit unggulan yang bermarkas di Hanover, Jerman. Pada hari Senin (21/01/2013) seseorang menyadari bahwahiasan berbentuk biskuit itu telah dicuri.

Diperkirakan hilangnya lambang biskuit emas tersebut sudah cukup lama. Karena tidak ada seorang pun di sekitar Bahlsen menyadari lambang biskuit itu hilang. Biskuit emas itu dikatakan masih terlihat oleh seorang pekerja Bahlsen pada tanggal 3 Januari 2013.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencurian lambing biskuit ini bukanlah hal yang mudah, karena lambing biskuit yang dibentuk dari perunggu berlapis emas ini mempunyai berat sekitar 20 kg. Tergantung dengan ketinggian 5,1 meter dari tanah di jalan yang selalu ramai 24 jam.

β€œBenda tersebut tidak bisa hanya disembunyikan di bawah lengan Anda,” kata juru bicara perusahaan tersebut kepada The Local (28/01/2013).

Pimpinan perusahaan Werner M. Bahlsen menawarkan €1,000 atau sekitar Rp 13 juta untuk informasi yang mengarah ke patung biskuit tersebut. Namun, sampai saat ini masih belum ada pihak yang memberikan informasi.

Juru bicara Bahlsen menambahkan patung biskuit itu hanya bernilai sekitar Rp 1.3 juta, tetapi bernilai sentimental tinggi untuk perusahaan Bahlsen. Perusahaan itu membuat beberapa tipe kue dan biskuit. Logo biskuit tersebut memperlihatkan produk Bahlsen yang paling terkenal, Leibnitz-Keks, biskuit mentega yang diperkenalkan tahun 1981.

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads